PERJALANAN TANPA PETA

PERJALANAN TANPA PETA

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 11, 2025
*Karya ini ikut serta dalam event Ponyo Writing Contest 3.0 - Coming of Age* Sekelompok remaja yang baru lulus SMA nekat melakukan perjalanan darat tanpa tujuan yang jelas-bukan sekedar petualangan, tetapi sebuah bentuk pemberontakan terhadap kehidupan yang terasa menekan dan tak memberi mereka ruang untuk bernafas. Dengan hanya berbekal sedikit uang, sebuah mobil tua yang lebih sering batuk dari pada melaju, serta segudang ekspektasi samar yang mungkin terlalu tinggi. Awalnya, perjalanan terasa seperti kebebasan mutlak-tertawa di jalanan, berhenti di setiap sudut tanpa alasan yang jelas, dan sesekali bertemu orang-orang asing yang tanpa sadar memberi mereka pelajaran hidup. Namun kebebasan itu tak bertahan lama, ketika bensin habis dan uang telah menipis gesekan mulai muncul. Mereka dipaksa menghadapi sesuatu yang lebih menakutkan dari pada dunia luar : diri mereka sendiri, ketakutan yang selama ini disangkal, mimpi, dan kenyataan yang selama ini mereka hindari datang menghantam melebihi kerasnya jalan berbatu yang mereka lalui. Pada akhirnya, mereka menemukan bahwa dewasa bukan selalu tentang seberapa jauh mereka berlari, tetapi tentang berani menghadapi apa yang selama ini mereka hindari-dan mungkin, menerima bahwa pulang bukan berarti menyerah, melainkan memulai dengan cara yang lain.
All Rights Reserved
#654
comingofage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • As We Are
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Pain of the Slayer
  • A Way Out [END]
  • Viva La Vida
  • ROAD TRIP! (COMPLETE)

| Self discovery | Family & Relationship| slice of life | coming of age | "Behind The Smile" Di balik tawa dan vibes ceria, siapa yang nyangka ada luka yang nggak kasat mata? Ini cerita tentang tiga anak muda yang hidup bareng di satu tempat, tapi masing-masing punya "baggage" hidup yang berat banget buat diomongin. Ada yang struggle banget karena nggak pernah dapet support penuh dari keluarga, terutama soal pendidikan. Komentar negatif dari orang sekitar bikin overthinking nggak kelar-kelar. Ada juga yang tumbuh di keluarga broken home, dipaksa ngikutin mimpi orang tua yang nggak nyambung sama passion-nya. Kasih sayang? Nihil. Dia cuma bisa bertahan karena nggak punya pilihan lain. Terus ada lagi yang mentalnya udah remuk karena sering dibandingin sama saudara atau orang lain. Support emosional dari keluarga? Jangan harap. Mereka keliatan fine di luar, senyum terus, ketawa terus. Tapi di balik itu? Mereka lagi perang sama diri sendiri. Pas hidup makin kerasa toxic dan jalan keluar nggak kelihatan, apa mereka bisa nemuin power buat bangkit lagi? Let's find out their journey-raw, real, and relatable banget dalam "Behind The Smile"

More details
WpActionLinkContent Guidelines