TELL WE MEET AGAIN || ORINE

TELL WE MEET AGAIN || ORINE

  • WpView
    Reads 27,706
  • WpVote
    Votes 3,196
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 9, 2025
"Suatu hari nanti, aku bakal bawa kamu ke London." - Manuel 5 tahun lalu, Manuel dan Vallencia adalah sahabat dekat di SMP, hingga Manuel mengungkapkan perasaannya. Pertemanan mereka hancur, dan Manuel memilih pergi ke London, meninggalkan semua kenangan. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali di tahun terakhir SMA. Manuel yang kini dingin dan tak peduli, berusaha menjauh. Sementara itu, Vallencia, yang sudah memiliki Levi sebagai pacarnya, mulai merasakan kebingungan dengan perasaannya sendiri. Ketika konflik semakin memanas, rahasia masa lalu dan perasaan yang belum selesai pun kembali muncul. Di tengah kebimbangan, perpisahan kembali mengancam saat Manuel memutuskan untuk kembali ke London. Namun, cinta dan persahabatan selalu menemukan jalannya. Saat Vallencia mencoba menerima kenyataan, Manuel justru menyadari sesuatu ada satu hal yang belum bisa ia lepaskan. ⚠️ CERITA BERALUR SANTAI
All Rights Reserved
#986
orine
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Obsessed With Female Dancers -Orine [Revisi]
  • Express Love
  • In 1999 || ORINE
  • Kalau Aku Telpon, 'Dia' Marah Gak?
  • NYAMAN. (Lilynn & Orine) 48 Gen 12
  • ORINE: PORSCHE
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • About You (Orine) END
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • RESONANCE | (JKT48 Gen 12)

Erine tak pernah menyadari bahwa setiap langkahnya di panggung, setiap gerakan tariannya yang anggun, selalu ada sepasang mata yang mengawasi-mata milik Oline Manuel. Oline bukan sekadar pengagum. Ia adalah seorang obsesor. Di balik senyuman dan sikap santainya, ada tekad kuat yang ia genggam erat: memastikan bahwa hanya dirinya yang pantas berada di sisi Erine. Tak peduli seberapa keras Erine menolak, tak peduli seberapa jauh gadis itu mencoba lari, Oline akan selalu menemukan jalannya untuk kembali. ••• "Dasar cewek gila!" Erine mendesis marah setiap kali Oline muncul tiba-tiba, mencampuri hidupnya. Tapi Oline hanya terkekeh pelan, mendekat dengan tatapan penuh kepemilikan. "Aku gila? Mungkin. Tapi aku gila hanya untuk kamu." Ketika kekaguman berubah menjadi obsesi, dan kebebasan terasa seperti ilusi, mampukah Erine melepaskan diri dari cengkeraman Oline? Atau... mungkinkah di sudut hatinya yang terdalam, ia sebenarnya tak ingin pergi? [Dengan revisi alur yang berbeda] A story by Cutiebizzz

More details
WpActionLinkContent Guidelines