Dear Daksa Galih Mahendra

Dear Daksa Galih Mahendra

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 20, 2025
Anara, seorang gadis mandiri yang telah merantau sejak SMP, selalu terlihat kuat di mata orang lain. Namun, di balik sikapnya yang tegar, dia menyimpan luka mendalam yaitu trauma terhadap laki-laki, keluarga yang berantakan, dan beban ekonomi yang harus dia tanggung sendirian. Anara memilih untuk menyembunyikan rasa sakitnya dan menjalani hidup seolah semuanya baik-baik saja. Saat kuliah, Anara bertemu dengan Daksa, pemuda baik hati yang perlahan-lahan menjadi teman dekatnya. Hubungan mereka berkembang menjadi cinta, tetapi Daksa sering merasa tidak dibutuhkan. Anara, yang terbiasa mandiri dan menutupi masalahnya, tidak bisa membuka diri sepenuhnya. Akhirnya, hubungan mereka pun renggang dan berakhir dengan putusnya hubungan secara sepihak oleh Anara. Beberapa tahun kemudian, mereka bertemu kembali secara kebetulan. Daksa, yang masih penasaran dengan sikap Anara dulu, tanpa sengaja menemukan tulisan-tulisan Anara yang berisi rahasia hidupnya: dari orang tua yang bermasalah, pengalaman dibuli di masa sekolah, hingga trauma yang dia alami. Daksa pun menyadari betapa beratnya beban yang ditanggung Anara selama ini. Ketika Anara memutuskan untuk melanjutkan studi S2 ke negara lain..
All Rights Reserved
#37
heartwarming
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Yang Sunyi
  • Meneroka Jiwa 2
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Aneyra -after meet you

Arunika, gadis ceria yang selalu tampak kuat di hadapan teman-temannya, menyimpan luka yang tak terlihat. Di rumah, ia merasa asing dengan kedua orang tuanya-seolah menjadi tamu di tempat yang seharusnya ia sebut rumah. Kakak yang paling ia sayangi telah pergi meninggalkannya, membuat rumah terasa semakin sepi. Satu-satunya tempatnya bersandar adalah sang oma, wanita yang selalu menghangatkan hatinya dengan kasih sayang tanpa syarat. Namun, takdir kembali menguji Arunika. Evan, sosok yang ia percaya akan selalu ada, justru membuatnya kecewa. Dan ketika dunia terasa semakin berat, oma yang paling ia miliki pun pergi meninggalkannya selamanya. Di sekolah, Arunika masih mencoba tersenyum, seolah tak ada yang terjadi. Ia berusaha tetap tegar, meski hatinya perlahan terkikis oleh kehilangan demi kehilangan. Namun, di balik senyum yang ia tunjukkan, ada satu tempat di mana ia bisa benar-benar menjadi dirinya sendiri-danau yang tenang, tempat pelariannya dari dunia yang terus melukainya. Di tepi danau itulah, Arunika merangkai ulang kepingan hatinya yang hancur. Tapi, sampai kapan ia bisa bertahan? Akankah Arunika mampu melewati semuanya dan menemukan kembali cahaya di hidupnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines