Silhouette

Silhouette

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 16, 2025
Tamat dari SMA, Garin memutuskan untuk menjadi penulis novel solo yang sebelumnya menjadi penulis kolaborasi dengan Teguh, teman dekatnya. Teguh ingin menjadi penulis terkenal, karyanya diadaptasi jadi film, dan tentunya supaya tidak menjadi bayang-bayang Teguh. Dalam usahanya itu, Garin seringkali gagal. Naskahnya ditolak, penerbit kabur, dan juga karyanya sering dibandingkan dengan karya orang lain. Semua usahanya itu ada harganya. Ada resiko yang mesti diterima. Kehidupannya makin tidak terkendali. Ketika semuanya menjadi kacau, sebuah pertanyaan yang dia lupakan kembali muncul. "Sebenarnya, menulis itu untuk apa?"
All Rights Reserved
#9
comingofageponyo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ekstrovert & Introvert [SELESAI✔️]
  • Author In Love ( END )
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Kanvas Kelabu ft. ITZY ot5 (END)
  • Nona A dan Tuan B (On going)
  • New Universe : Transmigration
  • Cegil Komplek [00L]

Zafran Haikal Yoso, si ekstrovert tampan yang populer. Gitaris band terkenal di sekolah, bahkan di lingkungan luar pun banyak menyita perhatian kalangan muda. Hidupnya penuh warna, ia akan dengan mudah mengungkapkan apa yang ada dalam benaknya dan melakukan segala hal yang ingin dilakukan. Zafran, si ekstrovert yang akan dengan mudah berbaur dengan orang-orang baru. Aldara Zeenanta, si introvert cantik yang hobi menulis. Hidupnya terlalu abu-abu, polos dan dingin. Ditambah ia memiliki masa lalu yang kelam hingga berdampak pada sifatnya yang tak mudah bergaul dengan orang-orang baru. Ia hanya akan membebaskan sifat hangatnya pada orang-orang yang dapat membuatnya nyaman. Sementara hal lain yang membuat hidupnya penuh kesedihan adalah ketika Ibu kandungnya yang tak lagi menganggap kehadirannya. Mereka, si ekstrovert dan si introvert mulanya tak saling mengenal satu sama lain, padahal mereka belajar di sekolah yang sama, SMA Mata Garuda. Mungkin masih bisa dibilang wajar karena mereka terpaut satu tahun. Suatu hari, takdir mempertemukan keduanya dengan sebuah keterpaksaan. Membuat pertemuan-pertemuan selanjutnya yang tak diinginkan justru membawa malapetaka bagi keduanya. Setiap bertemu, mereka bagai ikan dan cermin yang sering bertengkar, air dan api yang ingin jadi pemenang, dan adu mulut yang tak ada ujungnya. Alda yang merasa hidup tenangnya menjadi kacau balau dan Zafran yang sangat menikmati keasyikan hidupnya jadi merasa tertekan. Lantas mengapa mereka tak saling menjauh saja? Takdir memang seperti itu, menuntut sesuka hati tanpa memikirkan yang bersangkutan. Tapi percayalah, takdir tak sejahat yang kalian duga. Karena maksud yang sebenarnya dari pertemuan keduanya adalah untuk bertukar warna dan dapat merasakan kehidupan lain. Atau, untuk saling memadukan kedua warna hidup itu agar mampu menciptakan manis pahit hidup yang sempurna. Namun mampukah keduanya menemukan maksud yang sebenarnya? Bacalah, dan kamu akan mengetahuinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines