ONLY ONE

ONLY ONE

  • WpView
    Membaca 46
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadLengkap Min, Des 21, 2025
Ellana Clarista Griselda, yang selalu menebarkan senyum-nya ke siapapun. Walaupun ia menanggung luka itu sendiri, tak menjadi sebab ia tak menyalurkan keceriaannya. "Tuhan..tak banyak yang akan aku minta, hanya satu. Aku hanya ingin di akui sebagai anak, sebagai putri dari keluarga Griselda." Ella sendirian, tidak bisa membagi ceritanya ke siapapun. Tidak, bukan tidak bisa membagi ceritanya hanya saja ia tidak di dengar, jangan-kan untuk di dengar teman saja ia tidak punya. "Tuhan..buat mereka lebih bahagia dariku. Jangan biarkan mereka merasakan apa yang aku rasakan." Bahkan saat meminta-pun, ella masih saja mementingkan orang lain. Menghargai orang lain, sedangkan dia tidak ada satupun orang yang menghargainya. ••••• Sebelum baca usahakan follow teman-teman. Happy reading.🤍
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#10
mentalilnes
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kepincut Duda Kampung
  • Transmigrasi Ziora
  • BRONDONG || BL Lokal
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT
  • EXTRAORDINARY Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Little Prince
  • GHAIKA (REVISI)

"Ini A' Amar, Aa' nya Anan" "Hah?" Awalnya Anan cuma pengen refreshing di Desa tempat dia tinggal dulu. Tapi kenapa malah disuruh jagain anak dari duda anak satu?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan