We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Magic Of Avaria

The Magic Of Avaria

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 20, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Hidup Elira Bertha selalu dipenuhi kesepian. Berpindah-pindah kota, menjadi target perundungan, dan diabaikan oleh keluarganya yang terlalu sibuk. Hingga suatu malam, sebuah lemari tua di kamarnya mengantarnya ke dunia yang tak pernah ia bayangkan. Dunia yang lebih dari sekadar dunia ajaib. Di sana, manusia terjebak selamanya. Saat Elira menikmati dunia yang damai itu, dia dan makhluk hidup di dunia itu dibuat kaget atas apa yang terjadi pada Elira. Tapi itu bukan hanya keajaiban. Itu adalah anomali.
All Rights Reserved
#32
pensivol17
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan Ingatan - Negeri Hujan Ingatan
  • SELF LOVE
  • Ethereal Inn: Secrets of the Moonlight Manor [End]
  • Andira [End]
  • Let Me Love You Longer
  • Siapa Arabell?   [Tahap Revisi]
  • Elira, yang Tak Pernah Dipanggil Pulang

Di Kota Senja, tempat langit selalu temaram dan hujan tak pernah reda, Elian menjalani hidupnya dalam kesendirian yang ganjil. Ia merasa berbeda, dihantui kenangan-kenangan yang terasa asing, seolah bukan miliknya. Saat kota mulai "berbicara" padanya lewat anomali waktu, pantulan cermin yang hidup sendiri, dan pesan-pesan misterius yang muncul entah dari mana, Elian terseret ke dalam pusaran teka-teki yang mengancam kewarasannya. Sebuah poster dengan simbol spiral aneh, halaman koran tentang anak hilang yang membangkitkan rasa bersalah tak terjelaskan, dan rekaman suara ibunya yang penuh rahasia menjadi serpihan-serpihan puzzle yang harus ia susun. Setiap petunjuk membawanya lebih dekat pada kebenaran mengerikan tentang dirinya, ibunya, dan eksperimen misterius bernama ELR yang melibatkan hujan sebagai media. Ketika dunia di sekitarnya membeku dan suara-suara gaib memperingatkannya tentang waktu yang bukan miliknya serta ingatan yang tak bisa dipercaya, Elian sadar ia bukan sekadar remaja biasa. Di tengah realitas yang semakin pecah, apartemennya berubah menjadi mesin ingatan, dan bahkan buku hariannya menuliskan pesan-pesan dari tangan tak dikenal. Puncaknya, sebuah peringatan "JANGAN BUKA PINTU" muncul di jendela kamarnya, diikuti tiga ketukan misterius. Terjebak antara rasa takut dan keinginan untuk tahu, Elian harus memilih: mengabaikan semua kegilaan ini, atau membuka pintu menuju takdir yang mungkin akan menghancurkan semua yang ia yakini tentang hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines