Tentang Rahasia Hati

Tentang Rahasia Hati

  • WpView
    Reads 284
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 26, 2025
WpInfo
Poetry
Hati adalah ruang paling tersembunyi bagiku. Segala rahasia tersimpan di sana, yang sewaktu-waktu akan menjadi percikan-percikan atau ledakan hebat jika terlalu penuh mengisi ruangan itu. Over load. Menuangkannya lewat puisi adalah cara yang nyaman dan menenangkan. Walau seringkali hanya pesan tersirat yang mampu tertuliskan, semoga bisa juga dinikmati oleh semua penikmat dan pecinta puisi. Aku seorang perempuan biasa yang menyukai cahaya bintang, yang juga sering abai pada hati, abai pada rasa duka yang telah merenggut asa, dengan hati yang masih sakit, kini hanya mampu berharap kekuatan padaNya, supaya hati kembali pulih menjadi qolbun salim, walau nyatanya hati ini sering merasa paling tahu, paling banyak salah jua dalam berprasangka, pernah pula hati rusak, bahkan mati, terkubur tanpa batu nisan, di makam paling sunyi, mengerikan. Puisi adalah penghibur hati, pelipur lara.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • You are in my past and my future [END]
  • INKONSISTENSI RASA (TERBIT)
  • Tentang Rasa
  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • Aksara Tak Bertuan
  • PROSA
  • Renjana
  • Rindu yang berjarak
  • Mahligai Sunyi

Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines