Story cover for I will be back (Hiatus) by Nawaaapob
I will be back (Hiatus)
  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Feb 09
"Aku hanyalah anak perempuan yang merindukan kasih sayang seorang Ayah, dan pelukan hangat dari sang Bunda," monolog perempuan itu menatap kosong langit malam kota Bandung, langit itu gelap. Dipenuhi dengan awan hitam, angin dingin berhembus kencang menusuk tulang.

Namun perempuan itu masih diam ditempat ia berdiri, ya diatas pagar pembatas rooftop Mall. "Kira-kira punya keluarga yang hangat seperti apa ya rasanya? Aku penasaran," ucapnya terdengar gamang. 

Tanpa sadar, selaput bening menghiasi kelopak matanya. Bersiap untuk jatuh dan membentuk sungai kecil di pipi, "jika aku boleh meminta, aku mau Ayah ga ringan tangan sama Bunda."

"Jika orang lain merayakan tanggal 14 February dengan hari valentine, maka aku akan merayakan 40 hari kepergian ibuku."
_____________

Ini adalah cerita ketiga ku, berikan vote dan komen kalian. Segera hadir. Sabar ya .

Dibaca yaa "Saya berjanji tidak akan mengcopy cerita ini dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari penulis, jika saya melanggar maka bokong saya akan bisulan seumur hidup"

Cover by Pinterest 

Start: Minggu, 9 Februari 2025
Finis:....
All Rights Reserved
Sign up to add I will be back (Hiatus) to your library and receive updates
or
#968darah
Content Guidelines
You may also like
YOU'RE PSYCHO(END)  by milabsa
31 parts Complete
Dia menatapku dengan tajam seakan-akan ingin memakanku habis-habisan Pada awalnya aku sangat membenci sikapnya yang tidak tau sopan santun Tapi entah mengapa tatapan itulah yang ingin selalu ku lihat setiap hari. Sehingga aku tidak peduli siapa dia sebenarnya, yang penting aku bisa selalu bersamanya. Ia menjeratku dengan matanya yang selalu mengintimidasiku Namanya Peteraldo Andrew. Orang yang menyimpan sejuta rahasia dibalik kesempurnaan yang dia miliki. Satu hal yang membuatku terkejut, ternyata dia adalah.... "Kau selamanya akan menjadi milikku satu-satunya. Tidak ada yang bisa mengambilmu dariku," tukasnya dengan smirk andalannya "Aku bukan milik siapa-siapa. Itu urusanku ingin bersama dengan siapa," jawab Adel dengan ketakutan "Oh, my sweetheart. Tenang saja, aku akan membunuh semua orang yang menghalangi jalanku untuk memilikimu," jawabnya lagi dengan bangga Ada beberapa part yang private. Harap follow dulu This is my first story. Hope you like guys. Let's vote and comment Don't forget to add it in your library Follow dulu ya readernim sebelum membaca!!! 🏆PERINGKAT 🏆 #1 reyn ~ 10/05/21 #1 daniel ~ 15/02/21 #3 romance ~ 20/03/21 #2 killer ~ 24/03/21 #11 treasure ~ 01/04/21 #1 posesif ~ 27/08/21 #1 andrew ~ 28/08/21 #5 fiksi ~ 28/08/21 #4 adel ~ 01/09/21 #5 thriller ~ 07/09/21 #5 teen ~ 07/09/21 #9 indonesiamembaca ~ 07/09/21 #6 fiksiremaja ~ 08/09/21 #1 darah ~ 09/09/21 #3 psycho ~ 10/09/21 #1 romance ~ 10/09/21 #7 highschool ~ 10/09/21 #4 pembunuh ~ 11/09/21 #5 sadis ~ 11/09/21 #4 schoollife ~ 11/09/21 Update: setiap hari
WRATH (ON GOING) by Mithvv
38 parts Ongoing
"Aku tidak sama seperti mereka ... Aku hanya anak perempuan yang polos yang tidak mengerti kekejaman dunia ini. Namun, para manusia bedebah itu suka melihat sisi lemah dan latar belakangku yang buruk, sehingga mereka dengan sesuka hati melakukan apapun padaku." "Lihat aku baik-baik, jangan terkejut dengan transformasiku sekarang." Bullying. Cercaan. Perusakan moral secara brutal sudah menjadi santapan rutin yang harus ditelan oleh Cemara Andita Nathalia. Naif nya, orang-orang percaya dibalik nama tersebut pasti diambil dari kehidupan keluarga yang harmonis. Faktanya cuma ilusi. Yang sesungguhnya fondasi utama dari keluarga itu sendiri adalah kehancuran bukan cinta. "Tubuhku sakit karena setiap hari menerima pukulan... Apakah air mata ini nggak cukup bagimu, Ayah?!" "Bunuh saja aku, Ayah! Penggal kepala anak terkutuk ini dengan tangan sucimu itu dan jangan berani menginjakkan kaki di tanah makamku kelak!" --···---···-- "Jika Ayah beranggapan membela anak terkutuk sepertiku adalah kesalahan besar... aku berserah. Aku rela dihukum dan diasingkan seumur hidup." "Meskipun dunia tidak mengizinkan keberadaanmu, ketahuilah, Ayah tetap ingin memilikimu seutuhnya. Ayah minta maaf... Ayah menyesal karena merusak fisik dan mentalmu..." Dan penyesalan mutlak dari seorang ayah yang terlanjur bengis. Masihkah gelar 'Ayah' pantas disandangnya setelah merobek fisik dan mental anaknya? --···---···-- "Sebenarnya aku tidak takut menghadapi kematian, aku hanya takut jika aku mati tanpa sempat meninggalkan satupun jejak yang membuat orang tuaku bangga." "Aku tidak memiliki apa-apa yang bisa dibanggakan di dunia ini." --···---···-- ⚠️TYPO BERTEBARAN😭🙏🏻⚠️ ⚠️ MENGANDUNG UNSUR KEKERASAN, TUNASILA, BLOOD DAN UMPATAN⚠️ AMBIL SISI POSITIFNYA SAJA ⚠️ #5-stronggirl(200725) #2-gore(131125) #23-mentalhealth(200325) #1-melankolis(280925) #1-kekerasan(171125) #2-bully(260925) #19-penyakit(131125) Start: 20 Oktober 2024
You may also like
Slide 1 of 10
 DALAM, DIAM, TAK BERNYAWA (ANTOLOGI THRILLER)  cover
TIREYA cover
𝐁𝐚𝐝 𝐋𝐢𝐩𝐬 [𝐑𝐄𝐕𝐈𝐒𝐈] cover
PacarkuPshycopath (TAMAT) cover
YOU'RE PSYCHO(END)  cover
WRATH (ON GOING) cover
DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)  cover
Dedarah 「END」 cover
Misstruck [END] cover
JERAT PIKAT cover

DALAM, DIAM, TAK BERNYAWA (ANTOLOGI THRILLER)

21 parts Ongoing Mature

⚠️ DISCLAIMER ⚠️ Cerita ini ditujukan untuk pembaca dewasa. Mengandung unsur kekerasan ekstrem/Gore, kata-kata kasar, serta tema psikologis dan ilustrasi gambar yang mengganggu untuk sebagian pembaca. Seluruh tokoh, latar, dan kejadian dalam cerita ini adalah fiktif belaka. Dilarang meniru atau mempraktikkan isi cerita. Mereka tidak berteriak. Tapi kematian mereka bergaung dalam kepalamu. Antologi horor berdarah ini bukan tentang hantu. Ini tentang manusia-manusia bertopeng normal, yang hidup di sekitarmu. Jika kamu merasa mual, berhenti membaca. Tapi kalau kamu teruskan sampai akhir... selamat datang di sisi tergelap dari kemanusiaan. Created story and written by : Anamyaaa & Thressya indriani ©️DeathWrittes_Us - 2025