We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tujuh Rangkai

Tujuh Rangkai

  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 18, 2025
WpInfo
Fiction
Horror
"Lari!" Ucap mereka serempak. Teriakan tersebut membuat para pedagang dan pembeli di sana marah karena merasa terganggu. Wujud tubuh yang semula seperti manusia biasa kini berubah menjadi mengerikan dan menjijikan. Saat berlari mereka sempat menengok ke belakang guna mengecek apakah orang-orang di sana mengejar atau tidak. Namun, alangkah terkejutnya mereka dengan perubahan tersebut. Tubuh penuh luka bakar, darah menetes di setiap celah tubuh serta organ dalam yang hampir tercecer ke tanah. Mengerikan! Mereka mengejar dengan menyeret tubuh, berlari ataupun sambil membawa parang. Sontak membuat Rania dan adik-adiknya berbalik dan berlari semakin kencang tak tentu arah. "Akhhhh...." Saat berlari Rania mendengar suara kakek berjubah tadi berbicara tepat di telinganya. "Kalian melanggar tabu!" Yang penasaran sama ceritanya, yuk mampir! Colab @TangerineWords Jangan lupa vote ⭐ ya! Terima kasih 😊
All Rights Reserved
#129
rara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Harta, Tahta, Dendam Cinta!
  • Takeaway
  • Blooming Baby
  • DAREN [End]
  • Destiny
  • PERCAYA? [END]
  • Lovely Husband [END]
  • SAD GHOST 6 ✓
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅
  • HALAI-BALAI | Antagonist Husband LENGKAP (SELESAI) TERBIT

[CERITA LENGKAP] Ini akan menjadi sangat menyenangkan! Bagaimana mungkin?! Tidak ada angin, tidak ada hujan, seorang perempuan yang ternyata adalah istri dari mantan suaminya, datang ke kantor Anggun, serta memintanya untuk menjadi pengacara di perceraian mereka. Anggun tertawa sinis menatap berkas perkara yang perempuan tadi ajukan. 'Sudah tidak ada kecocokan.' "Huh alasan klasik!" Rutuknya. Toh tidak ada pasangan yang cocok seratus persen bukan? Jadi pada intinya, tinggal bagaimana pasangan saling mempertahankan. Atau bisa jadi, sebenarnya sudah ada orang ke tiga. "Hha!" Lagi-lagi perempuan itu tertawa. "Ternyata, bajingan itu kembali memakan korban." "Dasar pengkhianat!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines