CAN I SEE U, AGAIN

CAN I SEE U, AGAIN

  • WpView
    LETTURE 498
  • WpVote
    Voti 318
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, mag 29, 2025
Keisha merasa dunianya semakin gelap. Masalah demi masalah menghimpitnya, membuatnya merasa sendirian. Hingga suatu hari, ia bertemu dengan Arith-sosok yang selalu ada untuknya, mendengar tanpa menghakimi, dan membuatnya merasa sedikit lebih baik. "Arith... jika terjadi apa apa denganku , apakah ada yang akan mencariku?" "Aku akan mencarimu dan menjadi penenang untukmu, Keisha. Selalu." Namun, semakin lama Keisha bersama Arith, semakin aneh pula kehadiran sosok itu. Arith bukan sekadar bayangan yang diciptakan pikirannya; ia menyimpan sebuah rahasia yang perlahan mulai terungkap. Rahasia yang mungkin bisa menyelamatkan Keisha... atau justru menyeretnya lebih dalam ke dalam kegelapan. Siapa sebenarnya Arith? Dan apa yang selama ini ia sembunyikan dari Keisha? Sebuah kisah psikologis yang menggali batas tipis antara kenyataan dan imajinasi, serta perjalanan seseorang dalam menghadapi trauma dan ketakutannya sendiri. PERINGKAT: #20 POPULAR
Tutti i diritti riservati
#77
man
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Almost Us
  • BEHIND THE NOISE : US
  • Andira [End]
  • Let Me Love You Longer
  • Rasa dan Harapan
  • ARIEANNA

Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti