Love With the wrong address

Love With the wrong address

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 12, 2025
Aku hanyalah seorang yang pernah terluka, namun memutuskan melupakan rasa dari luka itu, meski jika luka baru tumbuh akan mengorek luka luka lama. Tapi satu yang kuyakini, Allah tak pernah memberikan cobaan diluar batas kemampuan hambaNya. Aku melalui hari hariku dengan melupakan hal yang tidak penting bagiku. Dan Tuhan memberiku anugrah berupa kekuatan untuk dapat melupakan. Meski terkadang ada kalanya aku merasa lupa ku sedikit berlebihan. Karena hanya orang orang yang pernah dekat denganku dan berinteraksi cukup intens saja yang bisa kuingat. Jadi... maaf jika ada yang merasa terabaikan, semua itu bukanlah kesengajaan. Mungkin itu bentuk dari tameng yang tercipta di alam bawah sadarku.
All Rights Reserved
#529
lupa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perjalanan Cintaku...
  • CINTA DALAM DIAM
  • peluk yang ku rindu
  • Not You But Him
  • Slow Days (FIN)
  • SUNSET WITH YOU [REVISI]
  • Eternal Flame
  • Memories Never Die
  • Antologi Raka
  • »The Love Behind Secrets!

Lika liku perjalanan hidup memang tidak ada yang tau, dan setiap perjalanan pasti kita menemukan jenis orang yang berbeda-beda. Seseorang hadir di kehidupan kita, ada yang singgah menjadi pelajaran hidup dan ada yang singgah lalu menetap, lalu di katakan itu lah teman hidup. Siapa yang tau, akan seperti apa, siapa dan bagaimana pasangan hidup kita. Itu semua sudah di atur oleh Tuhan yang Maha kuasa. Tidak ada manusia yang tak pernah berharap lalu dipatahkan oleh harapannya karna iya lupa bahwa sebaik-baiknya tempat berharap itu hanya kepada tuhan. Berdoa lah dan berharap lah kepada Tuhan jika tidak ingin merasakan sakitnya kekecewaan. ya... aku pernah merasakan itu, kebahagiaan yang hanya sementara. ketika itu aku saat bahagia dengan hadirnya seseorang yang membuat hari ku lebih berwarna. sampai-sampai aku lupa bahwa kebahagiaan didunia ini tidak ada yang abadi. dan pada akhirnya datang lah kekecewaan itu kepadaku , yang membuat hari ku seketika berubah menjadi keterpurukan. ya... aku sadar itu salah ku karna terlalu bergantung dan menaruh harapan yang sangat besar kepada manusia. seperti sebuah tamparan yang tak ada obat nya saat itu. sakit? ya... sakit sekali. dari situlah aq mulai di sadarkan bahwa berharap kepada manusia itu hanyalah awal dari kekecewaan . libatkan lah Tuhan mu dalam hal apa pun maka kamu tidak akan di kecewakan. hingga beberapa bulan aku mulai bangkit dan memulai kisah baru dengan lebih berhati-hati dalam menaruh hati. Kisah ini adalah pengalaman hidup ku yang ingin aku bagikan lewat tulisan ku agar semua orang dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidup ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines