We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Jade and Amadia (Version of the Modern World)

Jade and Amadia (Version of the Modern World)

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 13, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dia adalah seorang putra mahkota yang selalu dihormati di mana pun berada. Semua orang menunduk ketika dia lewat. Dia punya kekuatan. Dia adalah keturunan mulia. Namun, apa-apaan dengan sikap acuh semua orang saat ini? Mengapa mereka melewatinya begitu saja tanpa memberi salam penghormatan? Lalu, pakaian apa yang dikenakan mereka? Air muka laki-laki itu tampak keruh. Alisnya mengerut dalam, hampir menyatu antara satu dengan yang lain. Napasnya menjadi lebih cepat. Dia marah. Dia merasa terhina. Orang-orang ini harus dihukum berat. Namun, saat dia akan memuntahkan kemurkaannya, sesuatu tiba-tiba saja menabraknya dengan keras. Dia merasa pening. Kunang-kunang beterbangan di atas kepalanya. Tidak lama kemudian, pandangannya gelap bersamaan dengan rasa hangat mengalir ke pelipis. 💫💫💫 Yuhuuu, cerita baruuu. Ini aku mau bikin cerita Jade sama Amadia, tapi dalam versi dunia modern, ya. Ceritanya berbeda dengan versi dunia fantasi itu, hanya nama-nama tokoh yang dibuat sama. Jadi kalian bisa baca secara terpisah. Hehe. Mohon dukungannya, Manteman. 💜💫
All Rights Reserved
#37
pasangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Alchemist of Dung and Greens
  • Naruto: Uzumaki Inori
  • Oh, masa muda ((Haikyuu x oc))
  • NUSANTARA 1912: BANGKIT DARI TANAH SENDIRI
  • Pink tapi uchiha?
  • MARVEL STORIES: I just want you love me
  • Let's Run Away, Elena!
  • TK-ku Sarang Para Antagonis
  • Beauty and the Beast (END)
  • The Star

Bima, sarjana peternakan dari Jogja yang mati tertimpa pakan ayam saat lembur. Ia bereinkarnasi menjadi Baronet Elian von Rost di dunia fantasi abad pertengahan (dengan sentuhan budaya Mataram Kuno). Wilayahnya tandus, kering berbatu, dan ia mewarisi utang puluhan ribu keping perak. Ia menggunakan ilmu hidroponik, peternakan ayam baterai, dan pupuk fermentasi kotoran untuk menjadi kaya raya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines