Purrfect Life

Purrfect Life

  • WpView
    Прочтений 35
  • WpVote
    Голосов 4
  • WpPart
    Частей 3
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published птн, фев. 14, 2025
Jika bisa sempurna, kenapa harus biasa saja? Luna curiga ini adalah moto orang tuanya. Soalnya, Luna selalu dituntut sempurna di semua hal. Bahkan, Papa dan Mama sudah menyiapkan peta hidup Luna: harus ikut ekskul apa, harus masuk jurusan apa di universitas mana, nanti kerja apa, dan banyak lagi. Luna sampai berpikir, jangan-jangan jodoh sempurna Luna juga sudah disiapkan mereka juga! Namun, Luna merasa dirinya jauh dari sempurna. Rasa cemas dan tertekan sering menghampirinya, apalagi kalau Luna dibandingkan dengan The Great Leon, kakaknya yang sungguh sempurna. Saat Luna terpuruk karena lagi-lagi dirinya tidak bisa menampilkan sosok siswi sempurna, Luna bertemu dengan seekor anak kucing liar. Merasa senasib, Luna membawa kucing yang diberi nama Momo itu pulang. Bisakah Momo membantu Luna menemukan kebahagiaan dan jadi versi terbaik dirinya tanpa harus jadi sempurna?
Все права сохранены
#24
kecemasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Riuh Dalam Sunyi
  • Meng!
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
  • LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty
  • KETUK(ER)
  • My Introvert Life
  • JAM 3 SORE
  • PERFECT?|END✔

Aluna hidup di bawah bayang-bayang ekspektasi yang tak berujung. Orang tuanya menuntut kesempurnaan, lingkungannya memujinya sebagai sosok ideal, tetapi di dalam dirinya, Aluna merasa rapuh. Setiap langkahnya bagai napas yang terhenti, takut akan kesalahan yang bisa mencoreng nama baik keluarganya. Namun, di balik semua itu, ada luka yang tak pernah sembuh, kerinduan pada kebebasan yang hanya bisa ia temukan dalam sunyi. Di sekolah, Aluna dihadapkan pada konflik dengan teman-temannya, yang perlahan-lahan membuka mata bahwa dunia tidak sehitam putih yang ia bayangkan. Di rumah, hubungan dengan keluarganya perlahan retak ketika ambisi orang tua mulai mengorbankan perasaan dan mimpinya sendiri. Ketika Aluna mulai mempertanyakan apa arti bahagia, ia dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam riuh yang menyakitkan atau melepaskan segalanya untuk menemukan sunyi yang menenangkan. Namun, apakah ia cukup kuat untuk melawan? Ataukah ia hanya akan menjadi seorang gadis yang tenggelam dalam ekspektasi, tanpa pernah benar-benar menemukan dirinya sendiri?

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту