Holy-Holy Days

Holy-Holy Days

  • WpView
    LECTURAS 115
  • WpVote
    Votos 38
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 14, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Dewinta pikir hidupnya akan lebih baik setelah bekerja, tetapi kenyataan jauh dari harapannya. Tuntutan keluarga, tekanan di kantor, dan kehidupan indekos yang tak sesuai ekspektasi membuatnya frustrasi. Di tempat kerja, dia harus berhadapan dengan Juanda, atasan menyebalkan yang selalu mendeteksi kesalahannya. Namun, tanpa disadari, interaksi mereka perlahan mengubah banyak hal dalam hidup Dewinta. Di tengah segala kekacauan, Dewinta mulai mempertanyakan, apakah dia harus terus mengikuti arus, atau saatnya mengambil kendali atas hidupnya sendiri?
Todos los derechos reservados
#77
ponyowritingcontest
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ANNOYING KOMANDAN {END} ✓
  • Beyond The Office (Republish)
  • SETTLE || JeongKook
  • TerraCotta (Completed)
  • SKRIPSUIT  ✔
  • My Perfect Doll
  • Salah Waktu[END]
  • milik sang penguasa kampus
  • Impolite Career Booster
  • Falling For The Wrong Samudera (Terbit)

"Aiptu Nachita Yuananda, kamu tanggung jawab saya. Mulai sekarang dan seterusnya." "Sampai ketemu besok atau di waktu tertentu. Kapanpun itu, saya akan selalu menunggu saat kita ketemu lagi dengan euforia yang sama." Kisah cinta sepasang Abdi negara yang bertemu secara sengaja. Namun, jatuh cinta tanpa di sengaja hingga menumbuhkan perasaan yang mengekal dalam jiwa. Mengikat hati tanpa perlu kata, hanya melalui tatap mata. "Maaf, karena sudah lancang menjatuhkan hati pada Komandan." "Siap, Komandan!" "Saya siap menemani Komandan di setiap langkah yang Komandan ambil. Saya siap berada di sisi Komandan, dan menjadi rumah buat Komandan." "Saya gak bisa janjiin apa apa, Ndan. Saya juga bukan manusia sempurna, tapi kalau mau bahagia sama sama. Saya bersedia." Romansa sepasang anak manusia yang membuat cemburu setiap mata yang memandang mereka, bahkan tuhan pun cemburu melihat besarnya cinta itu. "Aku ingin jadi seperti senja, Mas. Yang kepergiannya selalu membekas di hari orang-orang. Yang keindahan nya selalu abadi dalam benak setiap makhluk, meskipun kehadiran singkat." "Untuk mencintai Senja, Kamu tidak perlu menjadi bumi." "Kamu hanya perlu menjadi Mentari, karena Mentari ikut kemanapun Senja pergi. Bahkan tengelam bersama Senja." Senja, Bumi dan Mentari. Itulah mereka. Sebuah perumpamaan yang sederhana, namun rumit jika di jabarkan dengan kata-kata. Hingga menghabiskan jutaan kata pun tak mampu menggambarkan betapa indahnya tiga hal tersebut. "Tetap bersinar ya, Mentari ku...." "Kamu beneran pergi, Na?" Keindahan cinta dari kedua insan itu menyemai kecemburuan dari Sang Maha cinta. Sehingga dia merenggut salah satu dari mereka dan menjadikan dia yang tersisa, mengambil peran bumi yang gelap gulita karena ditinggal senja. "Mentari mu ini, akan menyusul Senja-nya segera." "Dengan ini tugas kamu saya nyatakan selesai, Iptu Nachita Yuananda. Beristirahat dengan tenang, senjaku. Namamu akan harum di kenang seluruh negeri."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido