EDELWEIS (Sosok yang Telanjur Abadi)

EDELWEIS (Sosok yang Telanjur Abadi)

  • WpView
    Reads 802
  • WpVote
    Votes 315
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 9, 2025
WpInfo
Fiction
Social Themes
Mental Health and Neurodiverse
Abuse and Trauma
Illness
Seorang penyintas PTSD yang berusaha sembuh dari trauma. Seperti bintang yang mulai kehilangan sinarnya, hidup Ryuna kini benar-benar hancur sepenuhnya. Setelah kematian Adik kembarnya-Semesta, yang selama ini ia benci tanpa sebab, kini, karma seolah datang dan siap merenggut semua yang tersisa darinya. Bak bunga Edelweis, sosok Semesta seolah abadi di dalam hati, ingatan, dan kenangan seorang Ryuna. Namun sepertinya, takdir benar-benar belum puas untuk menghancurkan dirinya. Ryuna kini justru dipertemukan dengan sosok yang selama ini terus membuatnya menyalahkan diri sendiri. Serupa, namun tak sama. Sosok itu mirip dengan mendiang adiknya, tetapi namanya berbeda. Di saat lingkaran penyesalan dan luka kehilangan terus membelenggu hati dan jiwanya, mampukah Ryuna menerima kepergian sang Adik, sementara ada sosok yang begitu mirip dengan wajah itu sekarang? Ataukah, takdir akan kembali mempermainkan dirinya untuk yang kesekian kalinya? Rank 🥇In Edelweis Rank 🥇In insomnia Rank 🥇 In Ryuna Rank 🥇 In Jagat Rank 🥇 In Dandelion's Rank 🥈 In Semesta Rank 🥇 In hurt-comfort Rank #5 In toxic family
All Rights Reserved
#430
ptsd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maybe We Need Time
  • Kembar Bukan Kembar
  • Behind the Silence
  • Apa Itu Cinta? (Completed)
  • Welcome My Happiness
  • When You Left Again [Selesai]
  • RECAKA
  • The False Reality (TELAH TERBIT)

Setelah kehilangan, mereka bukan hanya kehilangan satu jiwa, tapi juga kehilangan satu sama lain. Kini, mereka bertahan di reruntuhan cinta yang pernah utuh - mencari cara untuk sembuh, atau benar-benar hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines