Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Lethologica
  • WpView
    LECTURAS 30
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 3, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
"Kieran, aku pengen melihat langit. Apakah seindah cerita yang aku dengar?"Keyla Senja Mahesa. "Ternyata setelah keluarga angkatku, kamu juga orang yang bisa membuatku merasa hangat". Kieran Jonardana. "Ternyata memang gue harusnya pergi" Isamu Keane Arata. ______
Todos los derechos reservados
#287
keyla
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • KARAFERNELIA
  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • Ayesha
  • Hilang
  • Stay or Go
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • MARSHA (END)
  • Permainan Takdir [TAMAT]

Cerita ini menggambarkan perjalanan emosional Bryan dan Alesha serta dampaknya pada anak-anak mereka, menggambarkan kebahagiaan di tengah kesedihan dan harapan untuk masa depan. .... Raka berdiri di tengah kamar, wajahnya merah dan napasnya memburu. "Lu mending keluar dari kamar gue sekarang juga! Lu cuma ganggu gue, tau nggak? Bicara yang penting-penting aja, jangan cuman bikin ribut!" ujarnya dengan emosi memuncak. Bian, yang sudah lelah dengan suasana tegang, menjawab dengan nada kesal, "Biasa aja napa sih? Iya, iya, gue keluar. Gue nggak akan ganggu lo lagi." Dengan geram, Bian membuka pintu dengan keras dan menutupnya sampai bergetar. Kamar itu kini hening. Raka berdiri diam, meresapi kesunyian yang menggigit. Di sudut kamar, dia membiarkan air mata menetes perlahan, wajahnya tersembunyi di balik tangan. Dalam isak tangisnya, dia berbisik, "Gue nggak benci, gue cuma kangen. Gue pengen banget ngerasain pelukan dari sosok ayah, tapi dia udah punya keluarga sendiri, jadi gue nggak bisa ganggu dia." Raka merasa frustasi dan terpuruk, merasakan setiap detik beratnya kepergian dan kekosongan yang ditinggalkan. Seperti jejak langkah yang meninggalkan bekas, kenangan itu terus menghantui dan menyisakan luka dalam hati.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido