Design and Love

Design and Love

  • WpView
    LECTURAS 39,661
  • WpVote
    Votos 3,872
  • WpPart
    Partes 28
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jun 14, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Amor Destinado
Enemies to Lovers
Segunda Oportunidad
Diusia Btari yang semakin bertambah dan kesibukan dalam studionya membuat Btari semakin sedikit kemungkinan Btari bertemu jodoh. Namun demikian Btari tak mengambil pusing keadaan tersebut. Hanya saja dibeberapa waktu Btari merasa jika dirinya membutuhkan sosok pria untuk sekedar berbagi cerita. Maka ketika ibunya mendatangi studio miliknya ia meminta dijodohkan saja agar ia dapat mempersingkat waktu tanpa memikirkan perang batin setelah menikah. Lain berbeda dengan Btari. Abimayu sedari awal beranggapan bahwa perempuan itu ribet sehingga ia tak mempunyai keinginan untuk menikah. Namun pikiran itu ia rubah sejak bertemu Btari. Apakah keduanya dapat mengusahakan rumah yang mereka harapkan atau justru sebaliknya?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido