Catatan dari luka

Catatan dari luka

  • WpView
    LETTURE 338
  • WpVote
    Voti 42
  • WpPart
    Parti 21
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, mar 12, 2025
Perjalanan tentang menerima luka sebagai bagian dari hidup. Tentang bagaimana kebahagiaan mungkin hanya singgah sebentar, tapi luka pun tidak akan selamanya tinggal. Ia harus menemukan caranya sendiri untuk merasa utuh, meski dunia terus mempermainkannya. Ditulis Oleh: Eira Kishi A.k.a Bieraa Update setiap mood:)
Tutti i diritti riservati
#105
masakecil
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Become an Extra or Main Character [END]
  • The Bridge Between Souls
  • Cahaya Dari Luka
  • The Bleeding Lady [completed]
  • ON REMEMBERING
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Perjalanan ILHAM
  • ANTOLOGI CERPEN KENANGAN
  • AMERTA : The Last Embrace
  • Waktu?

Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti