A series of three destinies

A series of three destinies

  • WpView
    Reads 5,409
  • WpVote
    Votes 525
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Apr 3, 2025
WpInfo
Fanfic
Historical
Royalty
War and Military
Fantasy
Cuma cerita kehidupan nona bangsawan yang mengalami stress tak tertolong dengan kerjaan. Gila gak gila ujung-ujungnya tetap gila. Mba nem: Hidup itu simpel, mati ya udah, hidup alhamdullilah! ────୨ৎ──── ˚꒦꒷🐻꒷.Reader as Mbak tiri (ngaku) ˚﹆ Fanfic Ori by @Mui-sapi I'm not that kind of talent © Denphy Deon hart & etc © i'm not that kind of talent by Denphy Warning; -garing -drama -gaje -Bahasa kasar (jaga-jaga) -cringe -baku/non-baku nyampur
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mamaku Mantan Antagonis (Tamat)
  • [2] [END] [NOVEL] Death Is the Only Ending for the Villainess
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Life: Of The Fantasy World
  • Devil in Your (ANGGARANTA)
  • T R A G E D Y [END]
  • Corps Commander Zero's Maid
  • 𝐔𝐍𝐈𝐐𝐔𝐄 𝐆𝐈𝐑𝐋

Apa hal terburuk yang bisa dialami seseorang? Korban perselingkuhan? Kemiskinan? Cinta ditolak? Hahahahaha kuberi tahu: mati dalam kubangan kemiskinan kemudian isekai jadi anak tokoh jahat kelas teri. Iya, tidak salah baca kok. Kelas teri. Mohon maaf. Aku tahu diriku manusia yang tidak luput dari dosa dan kekurangan, tapi tolong jangan lempar aku ke dunia novel tragis yang diperuntukkan bagi pembaca 21 plus dong! Apa tidak ada kloter dunia lain? Misal, menjadi liliput di negeri pelangi? Apa gunanya isekai sebagai bayi? Bayi oek oek? Bayi tanpa kekuatan? Bahkan yang terburuk selain jadi bayi, cerita utama telah selesai dan karakter jahat sudah mendapat karma! Percuma aku login di sini! Tidak ada yang bisa kuperbaiki? Male lead telah menjadi raja. Raja! Mamaku jadi orang miskin. Miskin! Oh aku ingin menghancurkan dunia! "Awaaaaaaaa!" *** "Madam, ada yang salah dengan bayimu." Pria yang menjadi pelanggan lukisan mamaku makin mirip penguntit. Dia aneh! Aneh! Sebagai balita baik hati, aku harus pasang badan dan melindungi mamaku yang tidak kompeten! "Kita perlu bicara. Sekarang!" Gawat! Bahaya! Bahaya! Mengapa male lead ada di sini? Apa dia tidak puas membuat mamaku jatuh miskin? "Awaaaaaaaaaaaaaa!" Mengapa ranjau darat bertebaran ke mana pun mamaku melangkah? Tolong! Aku hanya ingin hidup tenang! ... atau kulenyapkan saja semua pengganggu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines