PERIH
  • WpView
    Reads 6,751
  • WpVote
    Votes 329
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 20, 2018
Bagaimana rasanya ketika kau tidak pernah diinginkan? Berstatus sebagai anak haram dari keluarga terhormat membuat Keyla Laluna Prima selalu ingin disingkirkan. Berawal dari rasa penasarannya tentang Ayah biologisnya Keyla mencoba masuk dikehidupan keluarga ayahnya yang sederhana. Tapi dia malah terperangkap pada taruhan cowok menyebalkan si Arfa Raditya Pratama yang sialnya tampan . Padahal dia tau Naila Kirana, adik dirinya sangat menyukai Arfa. Dan bagaimana tentang perasaannya pada Randy Bisma Adewa yang malah terang-terangan menyukai Naila ketimbang dirinya. Dibalik sifat dingin Keyla beribu rasa sakit yang dia sembunyikan. "Perisai yang paling kuat adalah jangan tunjukan kelemahanmu" "Kalau kau tidak bisa dicintai biarkan mereka takut padamu"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SANA
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • KEYLA (Hiat)
  • Boyfriend
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • K
  • DANADYAKSA
  • LOVE INTO PANDORA BOX [ SUDAH TERBIT ]
  • Because I'm Stupid (End)
  • FAKE BOYFRIEND [Completed]
SANA

(A Seri SANA 1) Diculik oleh pria tampan, seksi dan pemarah? Alana Adijaya tidak pernah menyangka jika dirinya akan menjadi korban penculikan. Ia selalu berpikir bahwa dirinya akan menjadi satu-satunya manusia yang aman, hanya pemeran utama lah yang akan tertindas, diculik dan dibully. Padahal dalam kata lain. "Kita akan menjadi pemeran utama dalam kehidupan kita sendiri." Namun hal yang paling tidak menduganya adalah ketika Alana menyadari jika sang penculik ternyata sangat tampan dan seksi? Kesan pertama gadis itu, ia merasa pria itu turun dari langit dan hanya diciptakan untuknya--agak berlebihan, memang. Satya Aditama, itulah nama si penculik yang berhasil memikat hati Alana saat pertama kali bertemu. Si penculik yang tak berekspresi, tak tertawa, tak bersedih, tak tersenyum, mungkin juga tak jatuh cinta. Warna favorit nya adalah hitam--sama dengan dunianya yang gelap itu. --- "Hey.. Kenapa kau menculikku?!" geram Alana pada pria itu, akan tetapi dia hanya menaikan kedua pundaknya seolah menjawab, "Tidak tahu..." "Terus apa motif mu?" "Ingin saja." "Si anjir..." Bagaimana kisahnya? HAPPY READING 🖤 A Story By Icha Amelia

More details
WpActionLinkContent Guidelines