✨ Sebuah prosa kontemplatif tentang seorang melankolis yang, setiap kali tenggelam dalam kesedihan, meluapkannya dalam bentuk kata-kata.
Kadang, kesedihan tidak datang dengan tangis ia menjelma dalam sunyi, menyusup ke dalam hati, lalu meluap menjadi prosa yang mengalir tanpa batas.
Ini adalah kisah tanpa alur pasti. Hanya potongan-potongan rasa yang tercurah dalam kalimat-kalimat yang tak ingin dipendam. Sebuah perjalanan batin, di mana sepi berbicara, kenangan menggema, dan hati yang rapuh menemukan tempatnya dalam tulisan.
Karena bagi seseorang yang melankolis, sedih bukan sekadar perasaan-melainkan melodi yang selalu kembali, menari dalam kata-kata, membentuk Melancholis Blues.
All Rights Reserved