Life Still Going On

Life Still Going On

  • WpView
    Membaca 85
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 27, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Cerita ini diikutsertakan dalam event ponyowritingcontest 2025 namun tidak lolos ke dalam 15 besar. Meskipun begitu, semoga cerita ini tetap bisa penulis selesaikan hingga berakhir pada kata 'Tamat' Anak pertama kerap diminta untuk mengalah. Lalu menjadi anak tunggal kerap dituntut untuk sempurna dalam berbagai hal. Kasih sayang orang tua ialah hal paling berharga bagi setiap anak. Anak perempuan yang mengubur mimpinya demi mimpi adiknya dan anak laki-laki yang mengubur mimpinya demi keinginan orang tua. "Menjadi dewasa tidak semudah kata"'
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#111
pelukis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sweet RomanShit
  • JAM 3 SORE
  • AKU DAN PENJARA SUCI - [Mas Dul] 》(TAMAT)
  • [HIATUS] Between Obsession And Love
  • Stay Alive [TAMAT]
  • Di Kisahku : Aku adalah Tuhan! (Edisi Revisi)
  • As We Are
  • AMARTA | Na Jaemin [SELESAI]
  • Dear Husband [TAMAT]
  • All Is Well

(Romantic - Comedy) Karena perjodohan yang dilakukan oleh sang ayah, Briana Aulia Wiratmaja jadi membenci Athala Kavi Gautama yang menjadi suaminya selama hampir dua tahun terakhir. Bri, begitulah perempuan itu biasa dipanggil, merasa hidupnya begitu nelangsa karena harus berpisah dengan sang kekasih tercinta akibat pernikahan mereka. Berkali-kali Bri meminta Athala untuk menceraikannya, tetapi berkali-kali pula Athala menolak dengan alasan janji kepada sang ayah dan mereka belum memiliki keturunan. Maka dengan segala kekesalan dan kebencian yang meluap, Bri akhirnya bertekad membuat onar, sengaja melakukan hal-hal yang Athala benci. Berharap laki-laki itu muak dan kemudian menceraikannya. Namun, Bri sadar bahwa ekspektasinya ternyata sia-sia. Athala masih tetap keukeuh pada prinsipnya tidak akan bercerai sebelum mereka punya anak. "Kalau kamu mau cerai, kamu harus berikan saya seorang keturunan dulu, baru saya kabulkan permintaan kamu." "Kamu udah gila? Mana mungkin aku mau punya anak dari kamu! Aku benci kamu dan kamu juga nggak cinta sama aku!" "Kalau begitu jangan mimpi kamu mau bercerai." "Kenapa kamu masih aja mau bertahan di pernikahan nggak sehat ini? Kamu beneran udah sakit jiwa!" "Karena ini satu-satunya cara saya untuk balas dendam sama kamu, istriku." -------------------------------------------- Warning!!! 🔞 Story with mature content, harsh words, skinship, high level of romance and adult, problematic character, mental illness, family issues (21+) copyright @poetryalexandria First publish May 2024

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan