Penantian Cinta Halal

Penantian Cinta Halal

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 12, 2025
[On Going] "Ciara, ya?" tanya laki-laki itu tiba-tiba. Ciara mendongakkan kepalanya, melihat ke arah sumber suara. Matanya terperanjat kaget. "Ayman?" Ayman tersenyum ramah. "Silakan duduk, Ciara." Masih dengan kesadaran yang belum penuh, Ciara duduk di kursi yang berada di hadapan Ayman. "Terima kasih." "Kita ketemu yang keempat kalinya, ya?" tanya Ayman memastikan. "Empat?" tanya Ciara. "Iya. Di masjid, di kampus, di Cimahi, sama sekarang." Ucap Ayman dengan lantang. 'Di Cimahi? Jadi Ayman menyadari keberadaanku waktu itu?' batin Ciara. Ciara hanya menangguk kikuk. Entah harus bagaimana dia merespon perkataan Ayman. "Kamu mau penelitian di sini?" tanya Ayman yang kini sudah mengalihkan pembahasannya kepada tujuan awal Ciara. "Betul, Ustad. Rencananya saya mau melalukan penelitian di sini, jika memang Ustad tidak keberatan." Ayman sedikit terkekeh mendengar ucapan Ciara. "Jangan panggil saya Ustad. Panggil saja Ayman." Ucap Ayman. "Saya ngerasa nggak sopan kalau hanya memanggil nama." Balas Ciara. "Nggak Papa, Ciara. Lagian kayanya kita seumuran. Saya juga mahasiswa semester akhir. kita seangkatan, deh." Balas Ayman. "Yasudah saya panggil aja Kang Ayman? Boleh?" ucap Ciara agak sedikit sungkan, takut Ayman tidak berkenan. Ayman tersenyum lembut. "Boleh." Balas Ayman. Note: Jika ada cerita yang alurnya sama, tolong hubungi aku, ya. ©️ Dena Agustina, 2025
All Rights Reserved
#11
kiayi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masya Allah Zaujati || Cinta Dalam Doa [ END ]
  • BUNGKAM
  • AIRen
  • You Are Not My Lover
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • SAYA BUKAN SEORANG GUS
  • KAIZORA (END)
  • Janji Surgaku (TAMAT)
  • Teman Lama (Empat)

Bagaimana rasanya, saat dijodohkan dengan orang yang selama lima tahun terakhir kita labuhkan dalam doa? Dan bagaimana pula, rasanya mencintai seseorang yang bahkan kita sendiri tak tahu siapa namanya? Allah mentakdirkan mereka untuk bersama. Perjodohan yang awalnya tak diinginkan, menjadi suatu hal yang sangat mereka syukuri. ****** "Abi akan jodohkan kamu, dengan pria pilihan Abi." Satu kata yang membuat Haina terkejut, jodoh. "Nana butuh waktu," kata Haina. "Berapa lama?" tanya pria itu tanpa menatap gadis yang akan di jodohkan dengannya. Haina menunduk. "Aku butuh waktu dua Minggu, untuk menilai sikapmu." ****** "Dan Alhamdulillah, Allah mendengar doaku selama ini. Tak sia-sia aku memperjuangkan mu selama lima tahun dalam doa. Untuk selamanya, aku akan terus berdoa yang terbaik untuk hubungan kita." Azam menangkup pipi Haina yang terhalang cadar, lalu mengecup dahinya cukup lama. "Kakak tau? Aku pun sama. Sejak saat itu, aku mengagumi Kakak. Aku Mulai menyebut Kakak di doaku." tutur Haina. ****** Happy reading all! #Love #September_stars #April_finish

More details
WpActionLinkContent Guidelines