Étoile Nocturne

Étoile Nocturne

  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 21, 2025
WpInfo
Fanfic
Genshin Impact
"You think you can run away from me?" That's what he said. Habban El-Khnum Yıldırım mendambakan kehidupan sempurna atas belenggu dusta yang terus mengikis jiwa dan akal, yakin pada dirinya bahwa menorehkan kuas pada kertas merupakan bagian dari hidupnya, semestanya, segala-galanya. Namun, gemilang harapan Habban perlahan mengelak, seolah sang Dewi mengutuk takdir tuan perihal sumpah yang tak terbayarkan. Bertemunya dengan Akhzan bukanlah sesuatu yang pantas disyukuri, sebab makin lama Habban menyadari Akhzan menyimpan beribu misteri. [Alhaitham & Kaveh (str8) fanfiction written in Bahasa, slightly English]
All Rights Reserved
#11
alhaitham
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Complete] Fate in Chains
  • If You Know (COMPLETE)
  • When an Antagonist becomes Heroine
  • Legacy of Velmora Season 1
  • Sol y Luna [HaiKaveh]
  • MENGEJAR HARAPAN DALAM API (Tamat)
  • EPIPHANY
  • Fading Out Flickers
  • Lavender Haze - Alhaitham x Kaveh
  • False Memories

FATE IN CHAINS a Sequel of "Senja di Balik Hujan" Dua tahun berlalu sejak tragedi yang menjerat mereka, namun Alden dan Asyilla masih terperangkap dalam lingkaran yang sama-hubungan yang penuh gairah, ketergantungan, dan obsesi yang nyaris tak masuk akal. Alden, kini seorang mahasiswa teknik yang tampak tenang dan rasional, sebenarnya tak pernah benar-benar bisa melepaskan diri dari Asyilla. Setiap langkah gadis itu, setiap jejak keberadaannya, selalu dalam pantauannya. Ia bukan hanya mencintai Asyilla-ia membutuhkannya. Asyilla, siswi SMA tingkat akhir yang tampak rapuh di luar, justru menyimpan ketakutan yang berlawanan. Ia tahu bahwa Alden selalu ada di sekitarnya, selalu memperhatikannya dari bayang-bayang. Dan alih-alih menjauh, ia justru merasa tak bisa hidup tanpanya. Hubungan mereka bagaikan tarian yang penuh gairah sekaligus berbahaya-terlalu dekat bisa menghancurkan, tetapi menjauh hanya akan membuat mereka semakin haus satu sama lain. Alden tak bisa menerima dunia di mana Asyilla bukan miliknya, sementara Asyilla tak bisa membayangkan hidup tanpa Alden yang terus memburu dan memilikinya. Mereka saling melahap, saling mencabik, saling menghancurkan, tetapi tak satu pun yang mau melepaskan. Ketika batas antara cinta dan obsesi semakin kabur, mereka harus menghadapi kenyataan: Apakah ini cinta, atau hanya permainan bertahan hidup yang brutal? - "Cila... There's no way out for us. Even if you want to run, you can't." - Raja Alden Rylan "My eyes are all around you, Alden. Jangan coba macem-macem. You're mine forever." - Asyilla Qeenar

More details
WpActionLinkContent Guidelines