KEMATIAN DIBALIK OBSESI

KEMATIAN DIBALIK OBSESI

  • WpView
    Membaca 28
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Feb 13, 2025
WpInfo
Fiksi
Misteri
Emma, seorang fotografer muda yang ambisius, memiliki obsesi untuk mengabadikan keindahan kematian melalui lensa kameranya. Ia percaya bahwa kematian adalah bagian dari kehidupan yang harus dihadapi dan diabadikan. Suatu hari, Emma menemukan sebuah tempat yang tersembunyi di hutan, yang kemudian menjadi objek fotografinya. Namun, semakin ia mengabadikan keindahan tempat tersebut, semakin ia merasa terobsesi dan terjebak dalam dunia yang gelap dan menakutkan. Seiring waktu, Emma mulai kehilangan kontrol atas dirinya sendiri dan menjadi semakin terobsesi dengan kematian. Ia mulai melihat hal-hal yang tidak dapat dilihat oleh orang lain, dan merasa bahwa kematian itu sendiri sedang memanggilnya. Apakah Emma akan dapat melawan obsesinya dan kembali ke dunia nyata, ataukah ia akan terjebak selamanya dalam dunia gelap yang telah ia ciptakan?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Encore
  • Red Crystal Blood
  • Archibald: The Star, The Fire & The Shadow
  • the last of the twelve sisters
  • Entitas 0 (Vol.1)
  • POSESIF PSIKOPAT
  • Possessed By Obsession
  • Karaline _ You're An Extra Series 2
  • Destiny Meeting [Ddeungromi]
Encore

"Menurutmu, apa itu cinta? Apakah itu sebuah pengorbanan tanpa batas, atau keberanian untuk terus bertahan meski segalanya terasa mustahil? "Cinta adalah alasan untuk terus maju," jawab seseorang, suaranya lembut namun penuh keyakinan. "Aku akan melakukan apa saja, menjadi siapa saja, demi suatu hal yang kucinta. Tidak peduli seberapa mustahil, dan tidak peduli apapun yang harus kukorbankan." Bukankah itu lebih terdengar seperti obsesi? "Entahlah," dia menjawab, dengan tawa kecil yang penuh ketegangan. "Aku hanya ingin menulis sesuatu yang benar-benar kuinginkan. Dan kali ini, aku akan menghadapi segalanya-bahkan jika seluruh dunia memutuskan untuk menghalangiku." Cinta itu sederhana, namun ia juga berbahaya. Ia bisa menjadi alasan untuk melindungi, namun juga menjadi pisau yang dapat melukai. Di antara batas cinta dan obsesi, ada misteri yang bersembunyi, menunggu untuk terungkap. Ketika semua kebenaran terkuak, akankah cinta cukup untuk memperbaiki yang telah hancur? Atau justru menjadi api yang membakar segalanya tanpa sisa?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan