One Step To The Heart

One Step To The Heart

  • WpView
    Membaca 25,943
  • WpVote
    Vote 3,032
  • WpPart
    Bab 43
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Agt 14, 2025
WpInfo
Fiksi Penggemar
"Bisa gak sih lo stop gangguin gue? Lo gak capek? Tujuan lo tuh apa sih sebenernya, Hah?!". - Serana Raylie Atmaja "Gue gak tau kak, yang gue tau gue lagi menuju pada satu masa, dimana disana ada gue, lo dan bahagia". - Alletha Kyana Pramudya ---------------------- Haii, ini kali pertamaku menulis tentang MilkLove, tentu masih banyak kekurangan di dalamnya. Tapi aku akan terus belajar dan berusaha sebisaku supaya kalian yang membaca juga enjoy... Nanti di setiap part nya semoga kalian akan selalu berkenan untuk Vote dan Komen, tinggalkan jejak kalian di setiap partnya yahh, toh kan kalian tau sendiri ditinggalkan tanpa jejak itu rasanya ga enak hihi... Selamat membaca ya... Salam kenal dari aku...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • THREE LITTLE FOXES (END)
  • Candy
  • Different Way
  • ALL OF THINGS ABOUT YOU
  • Meant to Be
  • Pilihan
  • Di Kehidupan Lain, Mari Jatuh Cinta Lagi
  • Tetangga Kok Gitu

Hari itu, ketiga wanita kaya itu memutuskan untuk berbicara jujur kepada Papa tentang kisah percintaan mereka. Pasha, anak sulung yang karismatik, menjadi yang pertama angkat bicara. Dengan tenang, ia mengatakan bahwa ia menyukai karyawan wanita di kantor. Lalu, Alpha yang cuek akhirnya angkat suara, mengakui bahwa ia tak tertarik untuk mencintai siapapun, namun ada wanita yang selalu mengejar cinta nya. Terakhir, Thea, si bungsu yang selalu ceria, mengungkapkan bahwa ia memiliki seorang kekasih yaitu wanita cantik. Semua berhenti sejenak, menunggu reaksi Papa. Mereka tahu, dunia luar tidak selalu menerima kenyataan seperti ini dengan mudah. Mereka khawatir, apakah Papa akan kecewa? Apakah ia akan marah? Namun, Papa hanya menatap mereka dengan mata yang tenang dan senyum tipis di bibirnya. "Anak-anak, cinta adalah hal yang paling berharga yang bisa kita miliki. Siapa pun yang membuat kalian bahagia, selama mereka memperlakukan kalian dengan baik dan penuh kasih, itu sudah cukup untuk Papa. Cinta tidak pernah salah. Yang salah adalah ketika kita menahan perasaan kita, hidup dalam kebohongan, dan tidak menjadi diri sendiri." Kata-kata Papa membuat ketiganya tersentak, namun hati mereka menjadi tenang. Kelegaan terasa memenuhi ruangan. Tidak ada kemarahan, tidak ada kekecewaan. Papa menerima mereka sepenuhnya, dengan cinta dan pemahaman yang mendalam. Bagi Papa, yang terpenting adalah kebahagiaan anak-anaknya, bukan siapa yang mereka cintai. PENUH TYPO, BILA ADA TYPO TOLONG BERI TAU/TANDAI Tambahan dikit cerita ini ada tiga kapal Yaitu : MilkLove, ViewJune dan EarnCiize Sekian terimakasih JANGAN LUPA VOTE BILA SUKA DENGAN CERITA AUTHOR

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan