Hujan di halaman sekolah

Hujan di halaman sekolah

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 14, 2025
Prolog Di bawah langit Surabaya yang sering diselimuti mendung, Alvaro Raka Pratama menjalani hari-harinya sebagai siswa SMA yang tampak biasa. Namun, di balik senyumnya, tersembunyi tekanan dari keluarga yang menuntut kesempurnaan. Di sisi lain, Sasha Anindya, gadis ceria dengan keluarga harmonis, selalu melihat dunia dengan penuh warna. Pertemuan mereka di sebuah sudut sekolah yang basah oleh hujan menjadi awal dari kisah yang tak terduga. Di tengah tawa dan air mata, mereka belajar tentang arti penerimaan, persahabatan, dan cinta pertama yang manis namun rumit. Dengan dukungan sahabat-sahabat mereka, Aura yang bersemangat dengan kecintaannya pada K-Pop, dan Reyhan yang setia, mereka menghadapi lika-liku masa remaja yang penuh warna. Di halaman sekolah yang sering basah oleh hujan, cerita mereka dimulai, mengalir bersama rintik hujan yang jatuh.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Best Friends Forever N Love
  • Sisi Lain Langit Senja
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Hujan yang Membasahi Luka
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Feeling Blue

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines