Bolehkah... ia berharap?
Bolehkah ia menginginkan sesuatu yang mungkin belum tentu menjadi miliknya?
Senyum tipis itu.
Tatapan yang selalu tenang itu.
Perhatian kecil yang sering datang tanpa diminta.
Bolehkah-
semua itu tertuju padanya?
Hanya padanya?
Pertanyaan itu muncul begitu saja dibenak Jeana. Jadi bolehkah dia hanya terhubung dengan dirinya sendiri -hanya dirinya bukan orang lain. Seperti nama mereka yang terikat satu sama lain.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.