RANVEER

RANVEER

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 9, 2025
Cover by Pinterest Ralline Lenora, cucu seorang pembantu yang diam-diam menyukai putra majikannya sendiri. Tapi, Ralline tidak berani mengutarakan perasaannya mengingat putra majikannya sulit didekati. Veer Malvern Revandes. Veer itu cuek dan irit bicara tapi sekalinya bicara bisa buat orang trauma dengan ucapannya. Hingga suatu ketika ada seseorang yang sengaja menyebarkan rekaman suara Ralline yang mengatakan jika gadis itu menyukainya. Membuat Veer marah besar karena malu. "Dengar ini baik-baik Ralline, lo, cuma seorang pembantu dirumah gue. Jadi, kubur perasaan lo itu karena sampai kapanpun pembantu tidak akan pernah bisa bersanding dengan majikannya!"
All Rights Reserved
#684
tekateki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • DISA | broken
  • Forced to be Yours
  • ALEXANDER (COMPLETED)
  • Rindu
  • SHE'S MY WORLD [COMPLETED]
  • ALTEZZA EL.
  • Tears Of Sincerity [TERBIT ✓]
  • KAVIAR [TERBIT]

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines