Digaris Bahagia (Flora-Javas)

Digaris Bahagia (Flora-Javas)

  • WpView
    Reads 1,555
  • WpVote
    Votes 174
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 14, 2025
Di antara banyaknya harapan, Javas Kaivan hanya menginginkan sunyinya berubah. Menjadi seorang Flora Ivanka, gadis yang ia selamatkan saat hampir terjatuh dari atas pohon beringin. Segala keunikannya Javas suka, gadis itu lucu, bawel, pintar berdebat, multitalent. Hanya saja di balik sempurnanya, Flora gadis yang tidak mudah di tebak oleh kata dan tatapan semata. Pada perasaan yang semakin jauh, Javas bingung. Antara harus mengungkapkan, atau memilih diam dengan perasaan tidak berujung miliknya. Diam-diam Kayaz Jevano dan Alano Maharaja, sahabatnya juga menginginkan Flora. Akankah Javas memilih maju, dan merusak persahabatannya? atau, dia lebih memilih diam sampai perasaan itu pergi dengan sendirinya.
All Rights Reserved
#132
mentalissue
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LISTEN | ENHYPEN
  • Cinta Dalam Diam
  • AVOID
  • Jejak Langkah yang Kau Tinggal (SELESAI)
  • Kayla
  • DRABIA [END]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Segitiga [END]

Menurut Flora, tidak ada yang bisa ia percaya untuk bercerita, termasuk keluarganya. Ia lebih memilih untuk memendam semua perasaannya sendirian karena tidak ada yang ingin mendengarkan keluh kesahnya. Keinginannya hanya satu, memiliki seseorang yang ingin mendengarnya bercerita, seseorang yang bisa ia percaya untuk berbagi cerita. Satu keinginan Flora terwujud ketika Kafa hadir untuk memberikan warna pada hidup Flora dan meyakinkannya bahwa ia siap untuk mendengar segala hal yang selama ini Flora pendam dan menjadi seseorang yang berarti untuknya. Namun, setelah Flora percaya pada Kafa, ia menghilang begitu saja. "Ada banyak hal yang aku pikirkan hingga membuat kepalaku penuh, tetapi aku tak tahu cara untuk menghentikannya." -Flora Alvaretta

More details
WpActionLinkContent Guidelines