VERA: HER SOUL

VERA: HER SOUL

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 9, 2025
Tidak ada titik jauh yang menjatuhkan diri sendiri. Tetapi, ada titik batas yang menjatuhkan diri sendiri. Masa lalu yang traumatis, membuat Elowen Virella kewalahan. tiap malamnya dihantui dalam bentuk mimpi buruk, mengikis kewarasannya sedikit demi sedikit. Ia menjauh dari kehidupan sosial, menutup diri dalam kesunyian yang dingin. Sisi tergelap dalam dirinya perlahan menelan harapan--hingga yang tersisa hanyalah keinginan sunyi untuk kematian yang ia sendiri tak sanggup hadapi. Namun di titik paling rapuh dirinya, seorang pria misterius muncul. Sosoknya asing, namun tatapannya... kosong, seolah tak memiliki kehidupan di dalamnya. Ada sesuatu yang tak manusiawi darinya-namun juga tak bisa dijelaskan; aneh. "Kau--sebenarnya siapa?" Cover by: @ProsaSastra SLOW BURN!
All Rights Reserved
#624
psikologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAHYA: The Hanged Lady
  • 𝓙𝓲𝔀𝓪𝓴𝓾 𝓨𝓪𝓷𝓰 𝓣𝓮𝓻𝓹𝓮𝓻𝓪𝓷𝓰𝓴𝓪𝓹
  • DREAM
  • Psikopat Digital? [End]

[✓] Jiwa seorang atlet bela diri campuran terperangkap dalam dunia webtoon yang iseng dibacanya. Lalu tiba-tiba ia dijual kepada seorang penguasa yang terkutuk. Maya Pramesti tak memiliki banyak pilihan selain bertahan dalam raga Mahya Grimaldi, gadis lemah dan tertindas yang namanya bahkan tak disebutkan di cerita. "Biarkan aku pergi! Kau bahkan tak menginginkanku," desis Maya dengan bibir gemetaran, di luar kehendaknya. "Kau salah soal sesuatu." Azrael Drogan menatapnya dingin, kemudian menghampiri gadis itu. "Bukannya aku mau membiarkanmu pergi, sebenarnya aku lebih suka mematahkan kaki-kakimu supaya kau tak pernah berpikir untuk kabur. "Tapi cobalah lari, asal jangan sampai aku menemukanmu." *** Kisah romantis berubah menjadi petaka bagi Maya. Akankah Maya rela dikurung seperti tahanan meski itu merenggut kebahagiaannya? Ataukah ia terus mencoba kabur dengan mempertaruhkan keselamatan jiwanya? Lalu apa jadinya jika satu-satunya rumah baginya adalah sesosok pemuda misterius yang hidup jauh di dasar lembah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines