Sakura bukanlah bangsawan. Dia hanya seorang anak malang yang hampir dijual sebagai budak sebelum seorang anak laki-laki menyelamatkannya. Anak itu adalah Sasuke, putra Grand Duke yang disegani. Sejak saat itu, hidup Sakura hanya untuk Sasuke, bukan sebagai pelayan, bukan sebagai bawahan, tapi sebagai seseorang yang merasa berutang nyawa. Dia tumbuh di samping Sasuke, mengabdikan dirinya dengan setia. Namun, perasaan balas budi itu perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Sakura mencintai Sasuke dengan tulus, meski dia sadar, dia hanya seorang gadis biasa di antara para bangsawan. Sasuke tidak pernah melihatnya lebih dari sekadar sahabat. Bahkan ketika Sasuke jatuh cinta pada wanita lain dan akhirnya bertunangan, Sakura tetap di sisinya, meskipun hatinya hancur berkeping-keping. Tapi takdir tidak berpihak padanya. Sakura dijebak dalam konspirasi kejam yang menuduhnya sebagai pengkhianat. Orang-orang mencapnya pengkhianat, dan yang lebih menyakitkan, Sasuke, pria yang selama ini dia percayai, dia cintai, dia lindungi dengan seluruh jiwanya, memilih untuk percaya pada tuduhan itu. Dengan tangannya sendiri, Sasuke menghabisi nyawanya tanpa ragu. Saat napas terakhirnya habis, Sakura menyadari satu hal. Pengorbanannya sia-sia. Cintanya tidak pernah berarti. Sasuke tidak pernah benar-benar melihatnya. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua. Saat terbangun, Sakura kembali ke masa ia berumur tujuhbelas tahun, masa di mana ia masih berada di sisi Sasuke, masih memiliki kesempatan untuk mengubah segalanya. Tapi kali ini, dia tidak akan mengulang kesalahan yang sama. Dia tidak akan mencintai Sasuke. Dia tidak akan mengabdikan dirinya lagi. Jika di kehidupan sebelumnya dia adalah gadis yang menyerahkan seluruh hatinya, di kehidupan kedua ini, dia akan memastikan dirinya tidak akan jatuh ke dalam lubang yang sama. Kali ini, dia yang akan menentukan jalan hidupnya sendiri.All Rights Reserved
1 part