The Man Whos in Love

The Man Whos in Love

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 14, 2025
Bukan hanya luka yang membawa langkahnya untuk pergi, namun rasa lelah akan kota kelahiran yang terlalu menyesakkannya kian membuat tekadnya semakin mantap untuk berkelana, mencari suasana baru demi ketenangan hati. Langkahnya semakin cepat, berusaha menghalau segala ragu untuk menggapai sebuah dekapan hangat yang untungnya berhasil ia dapat. Sang pria bukan hanya sekedar mendekap, tapi membelai, pun menyembuhkan. Aman. Itulah yang dirasakan. Asalya, luruh dengan penuh akan kenyamanan dari Fareza.
All Rights Reserved
#634
ateez
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SQUAD TO SIBLINGS {END} ✓
  • [Complete] Fate in Chains
  • Menghapus Jejak Luka [EDISI REVISI]
  • Cintailah Aku, Mas Santri! [TERBIT]
  • Menunggu Senja Kembali
  • Aletheia Selaksa
  • [Complete] Senja di balik Hujan
  • Yang ke 2
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • Rasa Dan Rahasia

Sebuah Fenomena tiba-tiba menghancurkan sebuah kota dalam waktu singkat. Mungkin sebuah fenomena bisa menghancurkan semesta. Namun, tidak dengan persahabatan mereka. "Mau berjanji? Kita akan menjadi saudara yang saling menjaga, melindungi, menyayangi, memberikan kebahagiaan. Menjadi obat bagi salah satu yang terluka diantara kita dan melalui semuanya bersama sama." "Kita udah melalui semuanya sama sama. Masuknya kita ke kota ini. bukanlah akhir dari segalanya, justru mungkin ini adalah awal yang harus kita lewati bersama sama." Cinta dan kasih yang mengeratkan mereka. Namun, nyatanya semesta bukanlah musuh utama. Melainkan dendam yang mengubah segalanya hingga tuhan menarik kembali perlindungannya. Mereka bukanlah 9 Raga, melainkan 9 jiwa. "Raganya mungkin tak di sini, tapi jiwanya tak pernah pergi." Kesalahan tanpa sengaja menyematkan dendam terdalam di hati manusia. Tak ada yang tau bagaimana dendam itu bekerja hingga mematikan akal sehat dan menggelapkan mata manusia. Merenggut dunia dari banyak jiwa. Kebahagiaan yang sirna, tak ada lagi rasa aman dalam hati mereka. Semua berubah menjadi derita dan penyesalan sepanjang masa. Petualangan bukan sebatas selamat dari bencana, tapi juga bertahan hidup setelahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines