Proyek: 1915

Proyek: 1915

  • WpView
    Reads 7,332
  • WpVote
    Votes 882
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 3, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
Pada awal abad ke-20, masyarakat diguncang oleh sebuah peristiwa kelam yang tak pernah terpecahkan¬-Proyek Rahasia: 1915. Tujuh tokoh penting dalam sejarah Korea menghilang tanpa jejak, dua di antaranya ditemukan tewas dengan cara yang tak dapat dijelaskan. Di tengah bayang-bayang kolonialisme, rakyat hanya bisa membisu. Kasus ini ditutup rapat, seolah tak pernah ada. Arsip resmi lenyap, dokumen-dokumen dihancurkan, dan nama-nama para pejuang kemerdekaan menguap dari sejarah. Sebuah kebenaran dikubur paksa oleh tangan-tangan tak terlihat. Satu abad berlalu. Jepang akhirnya jatuh, menyerah tanpa syarat pada 2 September 1945 setelah kehancuran Hiroshima dan Nagasaki. Namun, bagi Korea, kebebasan yang didambakan tak datang utuh. Negeri ini terbelah, menjadi dua kutub yang saling bertolak belakang-Korea Utara di bawah pengaruh Uni Soviet, dan Korea Selatan bersama Amerika Serikat. Perang Korea (1950-1953) hanya memperdalam jurang perpecahan yang hingga kini tak tersambung kembali. Apakah sejarah telah berakhir? Tidak. Masa lalu yang tertimbun tidak selalu mati. 'Mereka' sang pembuka tabir kebenaran akhirnya datang. Apa yang selama ini tertulis dalam buku sejarah tak lebih dari sekumpulan dusta yang disepakati. Kini, saatnya kebenaran kembali bernapas. Saatnya keadilan berbicara.
All Rights Reserved
#754
riki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hubrecht
  • MENUR (Completed)
  • Kilometer 40++ | Rei × All [✓]
  • For you from me 2 | kisah yang belum selesai | HEEJAKE
  • BACK TO THE PAST | Kookv
  • The Blood Moon
Hubrecht

[ COMPLETE ] Kookmin Kediaman ini bukan miliknya. Ini diturunkan pada Jimin sejak ia ada di dalam kandungan. Namun mengapa ia kembali datang? Seingatnya, sang nenek berkata bahwa pria yang mengunci kutukan itu tidak bakal terpancing. Ia tidak mungkin kembali dan menjejak di tanah yang telah mengutuknya. Lalu mengapa ia mendekat? Menempel dan mengendap di sudut ingatan. Seorang pria berhati bayangan dan bermoral abu-abu. Ia menemukan keindahan pada sesuatu yang mengerikan, ketenangan pada ketegangan perang. Manusia terrumit yang pernah Jimin temui dalam hidupnya kini kembali muncul ke permukaan setelah sekian lama ditenggelamkan. "Aku memaafkan segalanya tentangmu, mijn heelal." Jeongguk setengah berbisik. "Apakah kamu juga bersedia mengampuniku?" Ref: Wangsa Habsburg, Masa Kepemimpinan Napoleon Bonaparte di Perancis, Masa Kepemimpinan H.W. Daendels di Hindia-Belanda, Perang Diponegoro.

More details
WpActionLinkContent Guidelines