Story cover for SAMARA & CHANDA  by sickypou
SAMARA & CHANDA
  • WpView
    Reads 15,746
  • WpVote
    Votes 1,691
  • WpPart
    Parts 24
  • WpView
    Reads 15,746
  • WpVote
    Votes 1,691
  • WpPart
    Parts 24
Ongoing, First published Feb 14
Sagara terbaring lemah di ranjang, napasnya pendek-pendek, dadanya naik turun tak beraturan. 

Rasa nyeri mencengkeram jantungnya, seakan-akan ada tangan tak kasatmata yang meremasnya tanpa ampun. 

Keringat dingin membasahi pelipisnya, bibirnya membiru, dan setiap tarikan napas terasa seperti bertaruh nyawa.

Launa duduk di sampingnya, menggenggam jemari dingin suaminya erat-erat. 

"Tahan sebentar lagi, Sayang..." bisiknya, suaranya penuh ketakutan, tapi tetap lembut seperti biasanya.

Sagara mencoba tersenyum, meski wajahnya lebih mirip seseorang yang menahan perih. "Aku... capek..." suaranya hampir tak terdengar, terputus-putus oleh sesak yang menghimpit.

Air mata Launa jatuh tanpa bisa ditahan. 

Ia menempelkan dahinya ke punggung tangan Sagara, berusaha menyalurkan kehangatan meski tahu itu tak akan cukup. "Jangan bilang gitu... aku di sini, Sagara. Aku selalu di sini..."

Di antara nyeri yang mengiris dan kesulitan bernapas yang kian menjadi-jadi, Sagara hanya bisa menatap istrinya dalam diam. 

Mungkin, kalau ini akhirnya, ia bersyukur karena yang terakhir ia lihat adalah wajah Launa-cahaya terakhir dalam hidupnya yang suram.
All Rights Reserved
Sign up to add SAMARA & CHANDA to your library and receive updates
or
#149sickmale
Content Guidelines
You may also like
BROKEN HEART [END] by amel260206
44 parts Complete
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA 👍] Cerita ini mengandung bawang yang bisa membuat kalian menguras air mata. Dan juga terdapat kata kasar. Mohon bijak dalam membaca. Kisah seorang gadis yang di nikahkan oleh pria yang dia cintai. Pria itu menikahkannya bukan karna cinta melainkan karna balas dendam sebab gadis itu membuat tunangannya koma. ❤️❤️❤️ "Sampai kapanpun, gue ngak sudi makan masakan yang lo buat" "Ta-tapi-" belum sempat Hana melanjutkan kalimatnya, Daniel mendorong kuat tubuh Hana hingga wanita itu tersungkur ke lantai yang ada serpihan vas itu. Bahkan lutut dan telapak tangannya terkena serpihan itu, Hana menangis saat melihat darah mengalir. Kemudian Daniel mengarahkan kakinya untuk menginjak tangan Hana bahkan ia menekan kuat sehingga darah dari telapak tangannya mengalir deras. Hana memekik keras, namun Daniel tidak menghiraukannya. "Aww...Da-daniel.... Sa-sakit, kumohon... Le-lepas" Daniel melepaskan tinjakkannya, Hana bernapas lega. Tapi Daniel kembali mencengkeram rahangnya hingga Wanita itu mendongak, kemudian tangan Daniel melayang ke pipi mulus gadis itu. PLAK Hana merasa pipinya panas, tamparan Daniel tidak main-main bahkan bisa ia rasakan bibirnya sedikit berdarah. "Menangis sepuas lo, karna penderitaan lo masih panjang!!" ucap Daniel dingin, ia menyeringai tajam. ❤️❤️❤️ Akankah Hana bisa Mendapatkan Cinta Daniel? Bisakah Ia bertahan sampai Akhir? penasaran Sama Ceritanya? Kuy Baca Aja:) ⛔PLANGIAT DILARANG COPAS ⛔ Kalo udah baca ini, kuy baca Kahfi dan Naya 😊
Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME) by BetaRizki
6 parts Complete
Tepat di depan mata. Raiya seakan membeku disana, matanya nggak terlepas dari mobil yang baru saja terlempar tepat di depannya. Entah kenapa keadaan seolah semakin mendramatisir, hujan turun dengan derasnya sore itu, memadamkan api yang berasal dari ledakan mobil di depannya. Suara sirine ambulans saling bersautan dengan suara sirine mobil polisi, keadaan semakin kacau. Beruntung, yah Raiya bersyukur seseorang yang berada di dalam mobil itu sudah diselamatkan sebelum mobil meledak. Dan seketika itu pula, tubuh Raiya langsung limbung terjatuh begitu saja, isakan tangisnya semakin jelas terdengar meski di bawah guyuran hujan. Satu patah kata pun nggak bisa terucap, ingin sekali dia menghampirinya yang sudah berada di mobil ambulans, tapi kakinya masih saja membeku di tempat. Hanya sesak yang terasa. "Kak Chi-ko ...." "Dia nggak akan kenapa-kenapa! Ayo Ray, gue anter pulang sekarang!" ajak paksa seseorang yang sudah berdiri sejak tadi di belakang Raiya, tapi Raiya hanya bergeming. Seseorang itu samasekali nggak menduga kalau hal semacam ini akan terjadi. Liontin yang ada di genggamannya seketika terlepas begitu melihat mobil lamborgini hitam yang sangat dia kenal terlempar begitu saja di depan Raiya. Dia dekap Raiya ke pelukannya, menatap nanar ke mobil yang sudah nggak berwujud itu. Hanya satu yang ada di pikirannya saat itu, penyesalan. "Kak Chiko, itu Kak Chiko, nggak, nggak, itu bukan Kak Chiko, pasti itu bukan Kak Chiko, dia bukan Kak Chiko!"
You may also like
Slide 1 of 10
Long Time No See [ SELESAI ] cover
BROKEN HEART [END] cover
SINCERITY [Dibukukan] cover
Hurt Girl! (Completed) cover
His Forgotten Lady cover
Sagara  cover
Narasi patah hati cover
Destiny cover
Dendam Cinta Tuan Sagara cover
Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME) cover

Long Time No See [ SELESAI ]

17 parts Complete Mature

Orion menunduk sejenak, setelah menyadari sesuatu, ia merasa bersalah pada Winda. "Kakak gak apa-apa, serius. Kamu jangan khawatir. Yang tadi itu cuma kepingan masa lalu yang masih menusuk di telapak kaki. Sampai-sampai setiap kali kakak melangkah perihnya semakin dalam dan dalam." Winda meraup oksigen sebanyak dibutuhkan oleh paru-parunya yang mendadak terasa sesak. "Sekarang kakak terbiasa berjalan di atas rasa sakit. Asal itu di samping kamu, kakak gak akan mengeluh." Orion kembali terhenyak. Seharusnya ia tak pernah lahir ke dunia, seharusnya Winda tidak merasakan sakit bertahun-tahun lamanya. "Kak...." Satu kalimat tertahan di ujung lidahnya. Orion meragu, takut kalau-kalau ucapannya akan melukai Winda sekali lagi. Sehingga, biarlah ia menyimpan semuanya sendiri. "... kak, maaf." Note : cerita tidak di-publish lengkap