Broken Home

Broken Home

  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 4, 2025
Ini tentang kehilangan orang-orang tersayangmu, jangan berharap banyak, tak ada cerita bahagia di sini, jangan lupa bereskan dulu air matamu yang berantakan mengalir di pipimu. 1 kali lagi ini tentang dunia yang tak pernah memihakmu, tentang ayah yang tak pernah mengantarmu ke sekolah, tentang ibu yang pergi selamanya. Tentang dirimu sendiri yang berantakan dan tentang orang-orang yang tidak peduli ada atau tidaknya kamu.
All Rights Reserved
#244
poetry
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nayanika [نايانيكا] ✓
  • What If ✓
  • Cinta terakhir
  • 2 | TERASA ADA
  • BERUBAH
  • Hidup Dalam Mati [Completed]
  • KIDULT [OG]

"Berhenti menyiram air pada tanaman yang sudah mati." ..... قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ Katakanlah, "Wahai hamba-hambaku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang." [QS, Az-Zumar: 53] ..... Mula: 25 Mei 2024 Tamat: 12 Mei 2026 ☆ Kindly read Arunika first to avoid misunderstanding. Thank you! © hironuwi

More details
WpActionLinkContent Guidelines