Poisonous Hearts

Poisonous Hearts

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 15, 2025
Di mata orang lain, mereka adalah pasangan sempurna,harmonis, serasi, dan tanpa cela. Namun, di balik layar, hubungan mereka hanyalah permainan. Kiara, seorang playgirl yang menganggap cinta tak lebih dari strategi, dan Adrian, seorang playboy yang memandang hubungan sebagai hiburan, menjalin hubungan bukan karena cinta, tapi demi kesenangan dan gengsi. Selama dua tahun, mereka saling menutupi kebusukan masing-masing, tetap tersenyum meski diam-diam mengkhianati satu sama lain. Kiara dengan daftar pria di belakang Adrian, dan Adrian dengan wanita-wanita yang tak diketahui Kiara. Mereka berdua percaya bahwa mereka mengendalikan permainan ini, sampai sesuatu yang tak terduga terjadi. Cemburu. Ketika salah satu dari mereka mulai menunjukkan tanda-tanda kepemilikan, permainan yang dulu terasa menyenangkan kini berubah menjadi medan perang emosional. Apakah mereka akan terus bermain, atau akhirnya mengakui bahwa mereka telah kalah, dalam permainan yang mereka buat sendiri?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love is Just a Game ... katanya [TERBIT]
  • One Change From You I Want
  • Heart Breakers
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • Letting You Go, Finding Him
  • [COMPLETED] CONTRAMANDE FIGHT! :#03.CONTRAMANDE SERIES(BRYAN STORY)
  • Three Little Words [TAMAT]
  • ChikoElvana

Semua orang tahu Reynan itu playboy. Senyum maut, omongan manis, dan skill ghosting level dewa. Semua orang juga tahu Grizel itu playgirl. Cantik, tajir, dan nggak pernah gagal bikin cowok baper. Mereka bukan pasangan ideal. Mereka malah kompetitor. Sama-sama doyan main hati, sama-sama anti serius, dan sama-sama nggak percaya cinta. Sampai akhirnya, muncul ide paling absurd: "Gimana kalau kita pacaran... buat lucu-lucuan aja?" Cuma buat iseng. Cuma buat konten. Cuma biar dunia tahu: dua tukang main hati bisa juga jadi pasangan. Tapi makin lama, yang tadinya cuma "main", malah terasa makin nyata. Dan masalahnya, di permainan ini ... yang pertama jatuh cinta, kalah duluan. Katanya cinta cuma permainan. Tapi kenapa rasanya nggak bisa berhenti mainin satu sama lain?

More details
WpActionLinkContent Guidelines