Angkringan Gadih

Angkringan Gadih

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 15, 2025
Siapa bilang kesuksesan hanya menjadi karyawan berseragam? Ketika hari apes beruntutan menimpa dirinya, ditempat ia bekerja, Gadis Permata memutuskan balik ke kampungnya di Provinsi Sumatra Barat untuk meneruskan warisan berjualan rendang, namun jiwa mudanya ditantang untuk membuat inovasi terbaru konsep berjualan rendang oleh Badar, mantan kekasihnya. Seiring pembuktian kesuksesannya dia bertemu dengan pelanggan tetap yang membuatnya penasaran. Mampukah Gadis membuktikan tekadnya atau kembali ke titik awal?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sarjana Penjaga Makam (Judul Horor, Cerita Penuh Makna)
  • FOREVER YOURS REGARDLESS
  • Surat Untukmu
  • Bosku Selingkuhan ku
  • Antara Jakarta, Solo, dan Luksemburg
  • DEAR SOPHIA
  • DUDA KESAYANGAN RENGGANIS (END)
  • The moment I want to remember[TAMAT]
  • DIMAS : Jejak Impian

Ben memutuskan resign dari tempatnya bekerja. Iming-iming kenaikan gaji pun tak begitu ia hiraukan. "Ini bukan persoalan uang, tapi ... " ucap Ben. "Tapi apa?" potong Winda salah satu temannya. "Aku sudah mulai tidak menikmati apa yang aku kerjakan." Beruntung Ben tak mempunyai cicilan-cicilan dan hutang. Ia pun mempunyai tabungan yang lebih dari cukup untuk beberapa tahun kedepan. Terlebih ia juga baru saja menjual mobil mewahnya. Keputusan resignnya membawa ia menjumpai hal-hal yang tak pernah ia temui, termasuk saat ia bekerja sebagai penjaga makam. Pertemuannya dengan Madi, seorang laki-laki bergelar Ph.D yang lebih dulu bekerja sebagai penjaga makam. Ben pun bertanya-tanya, bagaimana bisa seorang seperti Madi bisa terdampar sebagai penjaga makam? Kalau ia mau, mungkin ia bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih mendatangkan keuntungan ekonomi. Belum lagi pertemuannya dengan Rawi untuk yang kedua kalinya. Seorang sarjana yang baru saja kembali kehilangan pekerjaannya karena salah menyusun jurnal pembukuan perusahaan tempatnya bekerja. Sebagai seorang lulusan akuntansi, tentu saja itu sebagai sebuah kesalahan yang tidak bisa ditolerir. Perjumpaannya dengan Seno, laki - laki yang hoby camping di area pemakaman saat malam hari yang juga gemar menanam tanaman hidroponik. Membuat rutinitas sebagai penjaga makam lebih berwarna. Lalu, hal-hal apa saja yang dialami oleh Ben selama bekerja sebagai penjaga makam? Adakah hal-hal mistis yang ditemui oleh Ben?

More details
WpActionLinkContent Guidelines