Dengar laraku | Alien Stage Modern AU

Dengar laraku | Alien Stage Modern AU

  • WpView
    Reads 2,477
  • WpVote
    Votes 194
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 2, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"𝗗𝗲𝗻𝗴𝗮𝗿 𝗹𝗮𝗿𝗮𝗸𝘂 𝗦𝘂𝗮𝗿𝗮 𝗵𝗮𝘁𝗶 𝗶𝗻𝗶 𝗺𝗲𝗺𝗮𝗻𝗴𝗴𝗶𝗹 𝗻𝗮𝗺𝗮𝗺𝘂 𝗞𝗮𝗿'𝗻𝗮 𝘀𝗲𝗽𝗮𝗿𝘂𝗵 𝗮𝗸𝘂 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗻𝘁𝘂𝗵 𝗹𝗮𝗿𝗮𝗺𝘂„ ───────────────────── Di sebuah sekolah swasta bernama "Alien Stage", tempat para siswa dilatih untuk menjadi idola, hiduplah empat murid berbakat yang dibimbing oleh dua kakak kelas mereka. Keempat siswa itu adalah Ivan, Till, Mizi, dan Sua. Mereka tinggal di asrama yang bersebelahan dengan sekolah, menjalani hari-hari penuh latihan dan impian. Namun, ada sesuatu yang janggal di sekolah mereka-sebuah misteri yang perlahan mulai terungkap. Apakah perjalanan mereka di sekolah akan berjalan lancar? Mampukah mereka mengungkap rahasia yang tersembunyi di balik gemerlap panggung Alien Stage?
All Rights Reserved
#7
tillivan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lonceng Akhir yang Tak Pernah Berbunyi [TERBIT]
  • Sky High School {Sudah Terbit || PO}
  • Sisi Lain Langit Senja
  • Half-
  • Basecamp Anak Petakilan
  • Asmaraloka
  • Aneyra -after meet you

Joevanny, Agnesta, Rei dan Indri, empat sahabat yang selalu menganggap sekolah hanya tempat menimba ilmu. Mereka tak pernah menyangka bahwa tempat dimana mereka belajar justru menyimpan teror mematikan. Guru-guru mulai bersikap aneh, memperingatkan mereka untuk berhenti "bermain-main." Lorong sekolah berubah jadi labirin penuh kegelapan dan teriakan bisu. Teror yang semakin nyata membuat semuanya kacau. Tak ada lagi jalan keluar, tak ada yang bisa dipercaya. Namun, di balik semua itu, ada rahasia gelap yang siap mengubah segalanya. Bisakah mereka keluar hidup-hidup? Atau selama ini, mereka hanyalah bagian dari permainan yang tak berujung? Ketika kepercayaan mulai runtuh, bisakah persahabatan mereka bertahan di tengah bayang-bayang kematian? Kini, hanya terdapat dua pilihan: melawan atau mati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines