A spoonful of Yoghurt

A spoonful of Yoghurt

  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 30, 2025
A Spoonful of Yoghurt Hidup Vinsy tak ubahnya seperti yoghurt, asam dan kecut. Sebagai seorang perempuan yang terjebak dalam lingkaran kekecewaan dan ekspektasi yang tak pernah tercapai, Vinsy merasa tak ada lagi manis yang tersisa dalam hidupnya. Ia berusaha keras, tapi seolah dunia selalu lebih cepat menghakiminya. Namun, semua mulai berubah ketika ia bertemu Aldi, seorang pria sederhana dengan senyum hangat yang seolah mampu menetralisir rasa pahit di hatinya. Aldi tak mencoba mengubah Vinsy, tapi ia mengajarkan cara menikmati rasa-rasa yang selama ini diabaikan. Dalam setiap obrolan ringan dan kebersamaan yang tak terduga, Vinsy mulai menyadari bahwa bahkan yoghurt yang asam sekalipun selalu memiliki sedikit rasa manis di dalamnya. Apakah Vinsy berani merangkul seluruh rasa itu-baik asam, manis, maupun pahit-dan menemukan kebahagiaannya sendiri? Atau justru rasa takut akan kehilangan membuatnya terjebak dalam ketidakpastian? Novel ini adalah perjalanan menemukan makna di balik setiap rasa, merayakan ketidaksempurnaan, dan menerima bahwa hidup, seperti yoghurt, terasa lebih indah saat dinikmati apa adanya. *Cover generated by AI ** Untuk sementara *** Bukan untuk komersil Terimakasih ☺️
All Rights Reserved
#301
2025
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Sweet Dreams, Sweetheart! [END]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Zeluna [End]
  • What You Know? (Tamat)
  • Destiny || Hwang Yeji • Hwang Hyunjin
  • Dua cangkir satu Meja

[Belum direvisi, EYD berantakan] Pernahkah kalian mendengar kalimat ini, "Setiap kebahagiaan yang kamu berikan kepada orang lain, akan kembali kepadamu bahkan lebih indah" Arka, seorang bocah yang belum genap berusia 15 tahun termenung mendengar kalimat itu diucapkan untuknya. Yahh.. Arka cukup memepercayainya. Tak ada manusia yang hidup tanpa sebuah cobaan, baik si kaya maupun si miskin memiliki cerita, luka dan tawanya masing masing. Tentu saja tak jarang, manusia diturunkan oleh semesta sebagai perantara penguji untuk sesama manusia lainnya. Karena itu, Terkadang rasa sakit yang paling nyata berasal dari orang terdekat, maka level tertinggi dari emasnya hati seseorang adalah memaafkan dan mengikhlaskan. Bagai berada didalam Andala, rasanya sungguh menyesakkan. Akan sangat sulit berdamai, namun Arka akan selalu mencoba memaafkan. Bukankah dunia hanya bersifat fana? Tentu saja, kalimat diatas bukan lah kata kataku. Kutipan itu berasal dari sebuah novel yang Arka baca, dan dari sana lah Arka mendapatkan kekuatan. Membuat orang lain terus merasa bahagia, tentu saja hal itu diluar kemampuannya. Tapi sungguh ketika orang lain tersenyum karena dirinya, adalah sesuatu yang berharga. Karena itu Arka sangat gemar menularkan tawanya untuk semesta, namun ia justru sering kali lupa bagaimana cara tersenyum ketika sendirian. Maka berterima kasihlah ia kepada setiap novel yang dibacanya, buku buku yang penuh rangkai kata indah itu selalu berhasil membawanya kekehidupan penuh warna. Karakter fiksi yang tercipta dari rasa sakit ataupun keinginan terpendam para penulis itu mampu menariknya dari kegelapan. Jadi jika kalian memutuskan untuk mengikuti keteguhan hati seorang bocah kecil kesayangan kedua abangnya ini, Maka ku ucapkan selamat datang pada kehidupan bahagia Arka Arelio! -Y21 September 2022 (Selesai dipublish pada : Minggu, 9 April 2023 Pukul 16.24 wib)

More details
WpActionLinkContent Guidelines