We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MY SPRING

MY SPRING

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 3, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"Kalau mencintaimu dilarang agama, kenapa Tuhan biarin aku jatuh sedalam ini?"... "Lucu ya, doa aku cuma bisa nyebut namanya... tanpa bisa nyatu sama imannya?"... ______________________________________________ ________ Awal yang hanya sebuah perkataan sesaat, ternyata menjadi melodi yang terus menggema. Herlinda Aruna Prameswari, siswi kelas dua belas di SMA Delanova, gadis dengan senyum tenang dan hati yang selalu penuh tanya. Yang sejak awal tidak pernah berencana untuk jatuh cinta, apalagi pada seseorang yang sejak awal sudah mustahil dimiliki. Namanya Sethrio Arthesa Evandro, ketua Paskibra yang dikenal disiplin, karismatik, dan selalu punya cara aneh untuk membuat hari terasa sedikit lebih hidup. Sethrio bukan sekadar sosok yang menonjol di antara barisan upacara-ia seperti langit sore yang indah tapi tak bisa digapai. Cinta itu tumbuh diam-diam, seperti melodi lembut yang terus bergema di antara langkah-langkah mereka di koridor sekolah. Dan di tengah batas yang tak bisa mereka lewati, Herlinda hanya bisa bertanya dalam diam: "Apa cinta masih salah, kalau yang aku jatuhkan bukan cuma hati, tapi juga keyakinan bahwa Tuhan tahu rasanya?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines