Story cover for A Name Once Unknown  by harikumenanti
A Name Once Unknown
  • WpView
    LECTURAS 23
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 20
  • WpView
    LECTURAS 23
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 20
Continúa, Has publicado feb 15, 2025
sang tokoh utama dalam menemukan jati dirinya. Tangan yang menulis di papan tulis melambangkan ingatan yang ingin dipulihkan sesuatu yang dulu pernah ada, kini berusaha diingat kembali.

Di sekelilingnya, elemen-elemen kehidupan sekolah terasa kuat: meja belajar dengan buku yang terbuka, papan pengumuman yang penuh warna, dan jam dinding yang terus berdetak. Waktu berjalan, tapi bagi tokoh utama, ada sesuatu yang tertinggal di belakang, belum terselesaikan.

Sepasang sepatu hitam dalam foto melambangkan langkah yang terus berjalan meski arah belum sepenuhnya jelas. Sementara, garis tipis di bawah
makna seperti cerita ini sendiri, yang tidak selalu penuh kejutan besar, tetapi tetap menyentuh dan menghangatkan hati.

Dari perjalanan menemukan sesuatu yang pernah terlupakan.



#1 dari 12 cerita 16/02/2025
# 5 dari 1.15 cerita 18/02/2025
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir A Name Once Unknown a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#509waktu
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Barisan Buku [✔] cover
PERFECT ROSE cover
Wachten / Menunggu [Selesai] cover
Lukisan Tanpa Warna✔️ cover
RIONATA [END] cover
Hopeless [REPOST] cover
Sudut Luka Nazea cover
Nouvelle cover
Aluka (Proses Penerbitan) cover
Once and Never Again cover

Barisan Buku [✔]

24 partes Concluida

Mereka pernah bertemu, untuk pertama kali, di tengah lorong kosong yang sunyi dan hampa dengan barisan-barisan buku sebagai saksinya. Mereka saling melempar senyum atas dasar formalitas semata sampai salah satu dari mereka menawarkan sebuah kisah bahagia tanpa sandiwara. Namun, di setiap pertemuan, pasti ada perpisahan. Pertemuan di antara mereka terlalu sempurna dan semesta mungkin sudah tidak dapat menahan rasa cemburunya. Berbeda dengan perjumpaan yang diawali dengan salam yang hangat, kisah mereka justru berakhir tanpa mulut sempat berucap. Kisah lama mereka telah usai. Akan tetapi, bagaimana jika mereka kembali bertemu selepas perpisahan itu berlalu? Apakah mereka dapat mengenali satu sama lain dan mengingat kenangan berharga milik mereka dulu? #1 in Buku (22/09/2023) #1 in Cheerleader (11/01/2025)