Under Different Skies

Under Different Skies

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 15, 2025
Kara tumbuh dalam keluarga yang tak pernah memberinya ruang untuk bernapas. Ibunya, sosok keras kepala dan ambisius, menjadikan prestasi akademik Kara sebagai satu-satunya harapan keluar dari kemiskinan dan utang yang diwariskan mendiang ayahnya. Hidup Kara diwarnai dengan kepindahan dari satu rumah kontrakan ke rumah kontrakan lain, hidup dalam ketakutan karena kejaran rentenir, dan tidak pernah benar-benar tahu apa rasanya "pulang." Di tengah hidup yang penuh tekanan itu, Kara bertemu Dipta-seorang cowok santai yang gemar bermain basket dan dikenal karena senyum ramahnya yang selalu membuat orang merasa nyaman. Dipta juga tumbuh tanpa ayah, namun tidak hidup dalam tuntutan. Ibunya mengajarkan bahwa hidup seharusnya dijalani dengan syukur dan kasih, bukan dengan beban dan ketakutan. Pertemuan Kara dan Dipta berawal dari ketidaksengajaan, namun rasa ingin tahu Dipta terhadap gadis pendiam itu tak bisa ia abaikan begitu saja. Meski Kara awalnya enggan membuka diri, perlahan kehadiran Dipta menjadi titik terang di tengah hidupnya yang kelam. Dipta menunjukkan bahwa tidak semua orang mendekat untuk menyakitinya, dan bahwa dunia di luar dinding pertahanannya tidak seburuk yang selama ini ia kira. Namun ketika Kara mulai percaya bahwa ia pantas bahagia, hidup kembali mengajarkan bahwa kebahagiaan tidak pernah datang tanpa harga. Ibunya menolak hubungan mereka karena takut Kara akan lalai dalam akademik. Di sisi lain, Dipta menghadapi dilema tersendiri saat menyadari bahwa kedekatannya dengan Kara tidak sesederhana pertemanan. Kisah ini menyoroti perjalanan dua anak muda yang sama-sama kehilangan ayah, tetapi tumbuh dalam dunia yang berbeda. Di tengah luka keluarga, kemiskinan, dan tuntutan hidup, mereka menemukan makna tentang penerimaan, pengampunan, dan cinta.
(CC) Attrib. NonComm. ShareAlike
#3
strongheart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Cahaya Dari Luka
  • [END] When the Stars are Tired
  • Juan [REVISI]
  • I'm okay (END)
  • Debt of Desire (END)
  • Duduk Manis, Jabatan Datang (Terbit)
  • cerita diatas kanvas

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines