Dia Dita
  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kata terakhir yang aku tulis untuknya kala itu "Sudah tugasku menjadi sembuh. Kusulam senyum, menaburkan yang pilu. Demi menjadi aman bagi yang butuh. Dengan pergantianku dengan Dia. Dia yang nyata dan Aku yang di cermin. Yang lebih pandai tersenyum, tertawa, dan meleburkan kenangan bersama tetesan air mata. Pernah ku rayu Tuhanku untuk membawamu kembali, namun itu hanya sekedar uji nyali. Selamat karena memberi perayaan patah hati tanpa kendali." Dan setelah aku menulis itu di kertas yang setengah basah karena air mataku, aku tersentak, sesak, terisak dengan kenangan yang pernah kami lewati. Catatan mimpi yang aku tulis untuk Dita hilang bersama kepergiannya yang sekaligus membawa diriku sendiri.
All Rights Reserved
#69
brokeup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Arash (REVISI)
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • AlfAbel [END]
  • KAIFA HALUKI??
  • Kepada sang pencipta rindu
  • INTUISI [END]
  • Mas R
  • Sekeping Hati Yang Tertinggal.
  • Dear You.... [COMPLETED]
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu

Bukan lupa bahagia hanya saja sudah terlalu akrab dengan sakit hati

More details
WpActionLinkContent Guidelines