Dia Dita
  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 13, 2025
Kata terakhir yang aku tulis untuknya kala itu "Sudah tugasku menjadi sembuh. Kusulam senyum, menaburkan yang pilu. Demi menjadi aman bagi yang butuh. Dengan pergantianku dengan Dia. Dia yang nyata dan Aku yang di cermin. Yang lebih pandai tersenyum, tertawa, dan meleburkan kenangan bersama tetesan air mata. Pernah ku rayu Tuhanku untuk membawamu kembali, namun itu hanya sekedar uji nyali. Selamat karena memberi perayaan patah hati tanpa kendali." Dan setelah aku menulis itu di kertas yang setengah basah karena air mataku, aku tersentak, sesak, terisak dengan kenangan yang pernah kami lewati. Catatan mimpi yang aku tulis untuk Dita hilang bersama kepergiannya yang sekaligus membawa diriku sendiri.
All Rights Reserved
#202
wattpadoriginal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Mas R
  • Kepada sang pencipta rindu
  • Rintik jadi Luka
  • Dear You.... [COMPLETED]
  • Just Words
  • Thanks for all
  • Tentang Arash (REVISI)
  • RUMPANG RAMPUNG

Merindulah jika hati tak sanggup untuk berjauh, merindulah sampai hatimu menggebu ingin memanggil namaku. kau pantas merindu untuk hal-hal yang kau anggap peneduh. kau bisa saja pergi, kau bisa saja kembali itu terserah kepututusanmu. tapi rindu akan utuh dalam benakmu yg selalu sendu. "kita hitam dan putih tah seharusnya menyatu,pergilah cari warna yg bisa kau satukan"-kamu❤ Sedikit kata yang kurangkai dan kudedikasikan untuk seseorang yang pernah menetap bertahun-tahun lamanya, serta pergi tanpa di minta dan menyakiti tanpa diduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines