Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya
"Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya."
"Terus yang jagain Lea siapa?"
"Lea anak cewek, jadi harus mandiri."
Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya.
Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan.
Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar.
Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat.
"Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!"
"Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele."
Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti?
🥈#hujan 25/04/2025
🥇#terluka 11/09/2025
🥇#tekanan 26/04/2025
6 #broken 22/04/2025
3 #anaktengah 21/03/2025
1 #bandung 25/09/2025
no coppy, usahakan vote
[on going]
•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~•
"Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren."
Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya.
"Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya."
"Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini."
Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian.
"Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi."
Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya.
"Kamu serius sayang?"
"Iya Yah."
"Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan.
~•~•~•~•~•~•~•~•~•
•~•Star 08/07/2022•~•
•~•Finish 22/08/2022•~•
~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•
⚠️follow dulu sebelum baca.
⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita.
⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran
•••••RANK•••••
# 3 fiksiremaja
# 2 fiksiremaja
# 1 brother