Withered: The Bloom That Never Came

Withered: The Bloom That Never Came

  • WpView
    GELESEN 676
  • WpVote
    Stimmen 51
  • WpPart
    Teile 18
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., März 19, 2025
Bunga Maaf (inspired song by Bunga Maaf - The Lantis) ____ Kirana merawat cinta seperti merawat bunga-penuh sabar, penuh harap. Namun, apa yang ia tanam tak selalu mekar. Sebab, tak semua bunga tumbuh di tanah yang sama, dan tak semua cinta berakar di hati yang setia. Saat kelopak-kelopak harapan mulai berguguran, Kirana dihadapkan pada pilihan: terus bertahan di taman yang layu, atau melangkah pergi mencari sinar yang baru. Akankah ia menemukan bunga yang mampu mekar kembali di hatinya? Ataukah ia harus belajar menerima bahwa beberapa bunga memang ditakdirkan untuk gugur sebelum sempat bermekaran? ____
Alle Rechte vorbehalten
#202
wanita
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Fragment Of Serenade (END)
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • The Wrong Bride, The Right Love
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • New Love
  • Kirana
  • Bahtera Prematur
  • Forbidden LOVE
  • Izinkan sekali saja

Lelah, gak, sih? Mencintai sendirian? Cinta itu seperti melodi. Mengalun lembut, menyusup dalam setiap detak jantung. Namun, bagi Asha, cintanya hanyalah serenade yang terpecah. Kepingan nada yang ia lantunkan berulang kali untuk Arsen, tulus. Tanpa balas. Arsen selalu menjadi pusat dunianya, meski hanya memberinya dingin dan penolakan. Sementara seseorang diam-diam merangkai setiap kepingan yang ia tinggalkan. Mendengar setiap lirih yang tak pernah sampai pada Arsen. Ketika Asha memilih berhenti mengejar, meninggalkan serenade itu sebagai kenangan yang tak lagi ia pedulikan, hanya saat itulah Arsen menyadari. Terlambat. Karena kini, serenade Asha telah menemukan pendengarnya yang sejati.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien