Story cover for Offbeat by kwakjseok
Offbeat
  • WpView
    Membaca 15
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 15
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Feb 16, 2025
Dalam hidup, ada orang-orang yang datang dan pergi seperti lagu yang diputar sekali lalu terlupakan. Ada juga yang bertahan lebih lama, mengisi ruang kosong dengan melodi yang tanpa sadar kamu hafal di luar kepala.

Orpheus, namanya diambil dari mitologi Yunani, bukan seseorang yang suka jadi pusat perhatian. Dia bukan vokalis yang berdiri di tengah panggung dengan suara yang menggema, bukan juga gitaris yang mencuri sorotan dengan solo panjang penuh emosi. Dia cuma bassist-orang yang berdiri sedikit lebih ke belakang, memainkan nada-nada yang mungkin nggak selalu terdengar jelas, tapi tanpa dia, musik nggak akan terasa lengkap.

Nadine awalnya cuma ingin belajar bass. Bukan karena ingin jadi musisi atau punya mimpi manggung di depan banyak orang, tapi lebih karena... yah, siapa yang tahu? Mungkin karena iseng, mungkin karena ingin mencoba sesuatu yang baru, atau mungkin karena-tanpa dia sadari-dia tertarik pada seseorang yang berdiri di tengah ruangan latihan dengan bass di tangan dan senyum tipis di wajahnya.

Di kampus yang semakin hari terasa lebih sempit, di antara dinding studio latihan yang penuh coretan, dan di bawah lampu redup panggung-panggung kecil, ada cerita yang pelan-pelan terbentuk. Cerita tentang sebuah band, tentang lagu-lagu yang mungkin nggak akan pernah masuk chart, tentang orang-orang yang berusaha menemukan tempat mereka di dunia yang terus berjalan.

Dan di antara semua itu, ada Nadine dan Orpheus-dua orang yang, entah bagaimana, nadanya mulai selaras satu sama lain.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

1 bab

Daftar untuk menambahkan Offbeat ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#403band
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
I'm Not Just a Figuran oleh izza21_b
62 bab Bersambung
Citra Angraini adalah seorang gadis remaja yang akhirnya meregang nyawa di usia muda. Sedari kecil Citra sudah harus bolak-balik ke rumah sakit karena penyakit yang dideritanya semenjak lahir, Citra sangat suka membaca, terutama novel. Namun siapa yang menyangka Citra yang gemar membaca novel berakhir menjadi salah satu tokoh figuran bernama Sherlyn pada sebuah novel yang terakhir kali dia baca sebelum kematiannya di dunia nyata. Mengetahui tokoh Sherlyn yang akhirnya meninggal pada pertengahan novel berhasil membuat Citra sangat terpukul hingga dia membulatkan tekadnya untuk mengubah nasib Sherlyn melalui perubahan-perubahan kecil yang akan Citra lakukan. ---><--- "Pada novel Sherlyn menolak pertunangan ini, apa yang akan terjadi jika aku melakukan yang sebaliknya?" "Aku harus melakukan perubahan agar nasib Sherlyn juga berubah." "Yang benar saja, di dunia sana Aku baru saja mati, aku tidak mau mengikuti alur cerita ini dan akhirnya aku akan mati pada pertengahan novel." "Siapa yang perduli dengan novel ini, Aku sudah pernah mati sekali dan aku lebih menyayangi hidupku dari apapun." "Sesekali menjadi egois tidaklah terlalu buruk bukan. Maaf Davin aku akan memanfaatkanmu sekali ini aja." . . "Sherlyn ikut gimana baiknya aja." Setelah terdiam selama beberapa saat Sherlyn akhirnya menyetujui usulan pertunangan tersebut. Bagaimana kelanjutan kehidupan Citra di dunia novel? Bagi yang penasaran mampir aja oke . . Rank #🥇 fiance #🥇 fyp #🥇 mostwanted #🥇 teen #🥇 bucin #🥇 geng #🥇 iceboy #🥇 isekai #🥇 figuran #🥇 tenfiction #🥇 sekolah #🥇 fiksipenggemar #🥇 antagonis #🥇 tunangan #🥇 school #🥇 fiksi #🥇 sahabat #🥇 fiksiremaja #🥇 protagonis #🥈 cuek #🥈 baper #🥈 romantis #4 fantasi #5 transmigrasi #10 romance Start : 10/8/25 End : -
Syila, in Silence [Revisi] oleh minyjCups
47 bab Bersambung
Sheila Mecca Maida, gadis yang malam itu nekat menantang nasib di arena balap liar, kini terkapar di pinggir jalan. Aspal dingin mencium tubuhnya yang lemah. Darah mengalir, membentuk genangan merah di bawah cahaya lampu jalan yang terang. Pandangannya kabur, napasnya tersenggal dan dunia terasa menjauh perlahan. Di antara kesadarannya yang rapuh, satu rasa mengendap di dadanya. Sesal. "Harusnya nggak gini..." bisiknya lirih, nyaris hilang ditelan deru malam. Lalu segalanya gelap. Namun ketika ia kembali membuka mata, dunia yang menyambutnya bukan lagi miliknya. Ia tidak lagi menjadi Sheila Mecca Maida. Ia terbangun dalam tubuh Syila Archela Pradipta, seorang tokoh figuran dalam novel yang pernah ia baca sebelum kecelakaan itu terjadi. Dan sejak saat itu, takdir pun mulai bergeser. ------------------------------*-* ❗PROSES REVISI❗ Tag: #2 transmigrasi (11 Juli 25) #2 silence (11 Juli 25) #1 silence (12 Juli 25) #3 screet (12 Juli 25) #2 ceritapendek (16 Juli 25) #2 figuran (16 Juli 25) #1 ceritapendek (19 Juli 25) #1 secret (19 Juli 25) #1 sekolah (21 Juli 25) #1 misteri (27 Juli 25) #1 friendship ( 2 Augustus 25) ⚠️ Sebelum baca: Cerita ini murni dari pemikiran sendiri, terinspirasi dari kisah transmigrasi, bukan hasil nyontek. Jadi jangan asal tiru apalagi klaim ya 🙅🏻♀️🔥 Ditulis oleh penulis pemula, iya. Tapi bukan berarti bebas dijudge sesuka hati. Gak suka? Scroll aja. Gak usah nyinyir atau bikin asumsi ngasal. 😼💢 Baca santai aja, jangan bawa emosi. Enjoy! ➹📚✨
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
The Time cover
Back to Begin Again cover
RETAK: Sisi Lain Galen cover
ENVELOVE cover
I'm Not Just a Figuran cover
Sister's Of Antagonis [ MASIH REVISI ] cover
GRAVARENZO cover
Ello Untuk Ola {END} cover
RADEN cover
Syila, in Silence [Revisi] cover

The Time

42 bab Bersambung

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.