Story cover for Ethernal Love by ImNidersseo
Ethernal Love
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Feb 16, 2025
Penggambaran kisah dua orang remaja beda RT yang terus saja bertengkar meributkan hal-hal sepele. Padahal kedua orang tua mereka saling bersahabat erat. Ada saja yang diributkan kedua anak adam ini mulai dari pot tanaman kesayangan yang hancur, rebutan pacar disekolah dan hal sepele lainnya. sudah tidak asing lagi kelakukan mereka di mata kedua belah pihak keluarga. Pernah sekali waktu orang tua mereka jengah dengan tingkah anak-anaknya sehingga berniat menjodohkan mereka bila tak kunjung akur. 

"Dih! nikah sama si playboy kelas kakap ini? ogah mending joblo seumur hidup."

"Hush gak baik bicara seperti itu," ujar sang ayah.

"Tau, asal aja kalau ngomong. lagian nih ya gue bukan playboy tapi tuh para cewe sama uke aja yang kegatelan sama gue."

Hanya delikan sebal tak sanggup lagi untuk menjawab.

Sehingga entah kuasa Tuhan atau bagaimana suatu trgadi menimpa masyarakat desa yang tentunya berdampak juga kepada dua keluarga ini yang mengakibatkan kedua remaja menuju dewasa ini menjadi akur bahkan tak sungkan menunjukkan kasih sayang satu sama lain. tentunya hal ini membuat kedua orang tua mereka senang.

Namun, apakah kisah keduanya akan terus berjalan lancar tanpa hambatan layaknya jalan tol? pantau terus kisah mereka hingga kahir.

Selamat membaca.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Ethernal Love to your library and receive updates
or
#277shipper
Content Guidelines
You may also like
Dua cangkir satu Meja  by byjulieeeee
53 parts Complete
Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025
You may also like
Slide 1 of 9
Dua cangkir satu Meja  cover
Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT] cover
Did I wrong?  cover
Steffan Javis ( TERBIT ) cover
Arsyilazka cover
Juan [REVISI] cover
Perempuan Kahfi cover
We Love You Daddy 2 |Nct Dream x Johnny| cover
Possesive Playboy cover

Dua cangkir satu Meja

53 parts Complete

Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025