Take Me Back (On Going)

Take Me Back (On Going)

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 16, 2025
Di tengah kerasnya kehidupan sebuah panti asuhan yang berubah menjadi ajang pertumpahan darah, seorang anak laki-laki bernama Zane Sharga harus bertahan hidup dengan mengandalkan kekuatan fisiknya. Panti asuhan yang seharusnya menjadi tempat yang aman, kini berubah menjadi neraka setelah seorang pria berusia 40 Tahunan itu mengambil alih tempat tersebut. Setelah melewati banyak cobaan dalam hidupnya yang kini harus berada dibawah kekuasaan pria tersebut, Zane mulai memahami bahwasannya tidak ada yang bisa ia percayai kecuali dirinya sendiri. Menginjak usia remaja, Zane bertemu dengan orang-orang dengan berbagai kepribadian. Namun hal itu tidak membuat Zane hilang kewaspadaannya. Setiap kali Zane kesal ia tidak segan melukai orang tersebut, hingga orang-orang menyebutnya "Naga Dingin" karena rupanya yang tampan namun, memiliki sifat yang kejam. Sampai akhirnya Zane bertemu dengan wanita yang sama sekali tidak takut dengan kematian. Zane mulai menyadari, apa itu "Cinta".
All Rights Reserved
#432
campus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crimson Dawn : Echoes Of The Fallen
  • (END) EMBERS OF THE PAST (FEIYUNYI/BL/XIANXIA)
  • LUKA
  • Always (And Only) [TAMAT]
  • Together, Against all Odds (T.A.A.O) (LENGKAP)
  • Shena Aquella {SELESAI}.

Di dunia yang hancur oleh wabah virus biomekanik yang menciptakan makhluk-makhluk berbahaya yang disebut Fallen, manusia bertahan hidup di kota-kota yang dilindungi oleh perisai energi dan teknologi canggih. Zen Aiden, seorang remaja jenius dengan sikap dingin, hidup di antara dinding sekolah elite yang melatih para calon pemimpin masa depan. Meski pintar dan strategis, Zen lebih memilih menjaga jarak dari orang lain, dan hanya bertindak ketika menyaksikan ketidakadilan yang tak bisa ia abaikan. Konflik memuncak saat perisai kota mulai runtuh, memaksa Zen dan Yuna untuk bekerja sama dengan aliansi tak terduga. Zen, yang biasanya mengandalkan kecerdasannya, mulai menyadari pentingnya mempercayai orang lain, terutama Yuna. Seiring waktu, perasaan Zen terhadap Yuna berkembang meski ia berusaha menyangkalnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines