Detik Terakhir Kita

Detik Terakhir Kita

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 9, 2025
WpInfo
Fanfic
Fairy Tail
Fayra, seorang siswi SMA yang keras kepala tapi penuh semangat, menyimpan rahasia tentang penyakit jantung kronis yang dideritanya sejak kecil. Di ambang kelulusan, ia hanya punya satu tujuan sederhana: lulus dengan tenang tanpa merepotkan siapa pun, termasuk sahabatnya yang paling menyebalkan tapi paling setia, Raka. Raka mengira hubungan mereka hanya sebatas pertemanan aneh-debat tiap hari, sindir-sindiran, tapi selalu ada di saat penting. Sampai malam hujan itu, ketika belajar bersama berubah jadi pengakuan yang tak pernah direncanakan. Namun, waktu tak pernah memberi cukup ruang untuk hal-hal yang tumbuh perlahan. Ketika semuanya baru mulai terasa, kenyataan datang lebih cepat dari yang mereka bayangkan. Saat Raka sadar perasaannya bukan sekadar teman, mungkin sudah terlambat untuk menyelamatkan satu-satunya orang yang membuat hidupnya terasa penuh arti. "Cinta yang paling menyakitkan adalah yang tumbuh diam-diam, lalu pergi tanpa pamit."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Hati Memilih Diam
  • Sunyi yang Menyatukan
  • grasia
  • Senja Yang Sunyi
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • Rena
  • Gugup Itu Tanda Suka
  • AZIL (TAMAT)
  • Boleh Aku Gandeng Tanganmu Nanti?
  • Di Antara Harapan dan Kenyataan

"Ketika Hati Memilih Diam" mengisahkan tentang seorang mahasiswi yang memiliki perasaan terhadap temannya. Mereka adalah teman sekelas yang sering bertemu di ruang kuliah dan saling berbicara tentang tugas. Walaupun pertemanan mereka terasa biasa, Zara mulai merasakan ketertarikan yang tak terduga. Namun, ia takut untuk mengungkapkan perasaannya karena khawatir hal itu bisa merusak hubungan yang sudah mereka bangun. Sementara itu, Raka yang juga merasakan adanya perubahan dalam hubungan mereka, mencoba mengajak Zara lebih banyak berbicara dan menghabiskan waktu bersama. Namun, Zara tetap merasa cemas, takut jika perasaan itu tidak terbalas dan akan menciptakan jarak antara mereka. Hingga suatu saat, Raka akhirnya mengungkapkan perasaannya dan bertanya apakah Zara juga merasakannya. Cerita ini menggambarkan dilema yang sering dihadapi dalam hubungan pertemanan yang berkembang menjadi sesuatu yang lebih, dengan ketakutan akan perubahan dan keraguan untuk mengambil langkah selanjutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines